Kamis 25 Oct 2018 11:03 WIB

Ancelotti: Napoli Seharusnya Bisa Petik Kemenangan

Reputasi Carletto sebagai juru taktik jempolan memang tak perlu diragukan.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto
Carlo Ancelotti (kanan).
Foto: EPA-EFE/ANDREA DI MARCO
Carlo Ancelotti (kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Napoli sukses mempertahankan laju positif setelah menahan imbang tuan rumah Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 2-2 pada lanjutan penyisihan Grup C Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Kamis (25/10) dini hari WIB. Selepas laga, pelatih Carlo Ancelotti merasa puas dan mengaku timnya seharusnya dapat memenangkan pertandingan.

Setelah memetik hasil memuaskan kontra Liverpool pada matchday kedua, kini il Partenopei berhasil meredam ambisi Les Parisien untuk memenangkan pertandingan. Melihat hasil tersebut, Don Carletto merasa senang dan mengaku timnya mampu merepotkan PSG.

Baca Juga

"Kami hampir menang dan saya senang dengan penampilan tim ini, tetapi marah dan menyesal karena kebobolan pada menit ke-93," ujar Ancelotti kepada Sky Sport disadur Football Italia, Kamis (25/10).

Tim selatan Italia itu berhasil unggul lebih dahulu melalui gol Lorenzo Insigne pada menit ke-29. Akan tetapi memasuki interval kedua, tuan rumah menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri fullback Napoli, Mario Rui menit ke-61. Tak berselang lama the Vesuvani kembali unggul melalui striker Dries Mertens menit ke-77.

Kemenangan yang sudah terasa di depan mata pendukung Napoli terpaksa sirna, lantaran gol telat Angel Di Maria pada masa injury time membuat laga berkesudahan 2-2. Hasil itu tak mengubah posisi PSG di tempat ketiga dengan raihan empat angka. Sedangkan Napoli lengser ketempat kedua.

"Saya pikir leg kedua akan menentukan untuk kualifikasi dari grup ini. Kami bermain di kandang sendiri dan saya pikir itu akan menjadi bonus tambahan," sambung eks pelatih Bayern Muenchen dan Real Madrid.

Pada tiga partai selanjutnya di ajang Liga Champions, Napoli bisa dikatakan lebih diuntungkan mengingat mereka menjalani dua laga kandang melawan Crvena Zvezda dan PSG. Marek Hamsik dkk hanya akan bertamu ke Stadion Anfield markas dari Liverpool.

Adapun reputasi Carletto sebagai juru taktik jempolan memang tak perlu diragukan. Hal itu kembali ia buktikan pada laga melawan PSG.

Ancelotti dengan cerdik mampu mengidentifikasi sisi yang menjadi titik lemah PSG. Ia memiliki alasan menurunkan tiga penyerang sejajar dengan formasi 4-3-3. Pasalnya, hal itu dapat menekan lebih dalam keempat bek PSG. "Kami punya pemain ekstra di lini tengah, dan dibantu oleh Dries Mertens dan Insigne, kami bisa menguasai bola. Sementara Allan dan Marek Hamsik memberi kami keseimbangan yang sangat penting di lini tengah," ujar dia menjelaskan.

Pertandingan Napoli vs PSG jilid II di Stadion San Paolo bakal berlangsung pada 7 November mendatang. Laga tersebut dinilai sangat penting untuk memastikan dua tim yang lolos ke babak 16 besar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement