Rabu 31 Oct 2018 17:22 WIB

FIFA: Penambahan Jumlah Peserta Bisa pada Piala Dunia 2022

FIFA pada awal tahun lalu berencana menambahkan jumlah peserta Piala Dunia 2026.

Perayaan di Qatar saat FIFA mengumumkan negara kaya minyak itu akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.
Foto: REUTERS/Fadi Al-Assaad
Perayaan di Qatar saat FIFA mengumumkan negara kaya minyak itu akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan bahwa organisasi tertinggi sepak bola dunia itu kemungkinan akan menambah jumlah peserta Piala Dunia 2022 Qatar. Ada pula rencana untuk menggelar pesta olahraga sepak bola empat tahunan itu di beberapa negara.

FIFA pada awal tahun lalu berencana untuk menambahkan jumlah peserta Piala Dunia 2026 yang akan digelar bersama oleh Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko menjadi 48 negara dari sebelumnya 32 negara. Ini membuka pintu bagi penambahan jumlah peserta di Piala Dunia 2022 Qatar.

"Kami telah memutuskan untuk meningkatkan jumlah negara peserta di putaran final Piala Dunia dari 32 menjadi 48 peserta dan ini akan terjadi pada 2026," kata Infantino dalam kongres tahunan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di Kuala Lumpur, Rabu (30/10). "Apakah penambahan itu akan terjadi pada Piala Dunia 2022? Kita lihat saja. Jika memungkinkan bisa saja, kenapa tidak?"

Dengan adanya penambahan jumlah peserta itu, maka alokasi untuk Asia akan meningkat dari 4,5 menjadi 8,5. "Kami harus melihat dulu kemungkinannya. Kami akan membicarakannya dengan rekan kami dari Qatar. Kami juga akan bicarakan dengan rekan-rekan dari wilayah lain dan kami berharap hal ini bisa terjadi," kata Infantino.

Qatar, negara kecil di Teluk Arab itu hanya memiliki populasi sekitar 2,5 juta. Pada 2010, Qatar terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 yang menurut rencana akan diikuti peserta dengan jumlah 32 negara.

Infantino mengumumkan bahwa untuk menambahkan jumlah peserta pada Piala Dunia 2022, diperlukan kerja sama dengan negara-negara di wilayah lain. Belakangan, Qatar dilanda konflik sejak Juni lalu dengan beberapa negara tetangga, seperti Saudi Arabia, Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), dan bahkan Mesir yang memutuskan hubungan diplomatik karena menuduh Qatar mendanai aksi terorisme. Tapi tuduhan tersebut dibantah oleh Qatar.

Infantino juga menyampaikan keinginannya untuk menambah jumlah peserta Piala Dunia Antarklub yang akan digelar di UEA pada Desember mendatang. Ia menegaskan bahwa FIFA menginginkan sebuah kompetisi yang sesungguhnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement