REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Chelsea Maurizio Sarri telah mencatatkan rekor baru saat laga melawan Crystal Palace di Stamford Bridge, London, yang berakhir Senin (5/11) dini hari WIB. Ia membawa Chelsea melalui 11 pertandingan awal di liga tanpa terkalahkan.
Atas torehan ini, Sarri merendah. Ia memberikan kredit sepenuhnya kepada tim asuhannya. "Saya benar-benar sangat bangga, (bukan karena rekor) tapi menjadi pelatih tim ini. Rekor itu bukan untuk pelatih, tapi tim. Saya beruntung punya pemain yang sangat bagus," kata dia, dikutip Telegraph.
Kemenangan 3-1 atas Palace membuat posisi Chelsea di klasemen naik ke tempat kedua menggeser Liverpool. Chelsea yang mengumpulkan 27 poin unggul selisih gol dari Liverpool di posisi ketiga.
Ini merupakan rentetan tak terkalahkan terpanjang oleh seorang pelatih baru di Liga Premier Inggris pada awal masa jabatannya. Rekor ini pun menyamai 11 pertandingan tanpa kekalahan Frank Clark pada 1994.
Berbeda dengan Sarri yang memecahkan rekor ini pada musim pertamanya, Clark justru berada pada musim keduanya karena menggantikan posisi pelatih sebelumnya Brian Clough.
Sarri tidak terlalu khawatir dan memikirkan tentang membuat sejarah. Ia menegaskan hanya harus memikirkan tentang pertandingan. "Kita harus berpikir hanya tentang cara mendapatkan poin. Rekor itu hanya konsekuensi," ungkapnya.
Sarri sudah menjadi manajer Chelsea pertama yang mencapai jumlah pertandingan dua digit di Liga Primer tanpa menderita kekalahan. Dia juga memenangkan semua lima pertandingannya di Piala Liga Inggris dan Liga Europa.
Satu-satunya kekalahan Chealsea datang saat pertandingan Community Shield pada awal musim. Saat itu, Chelsea harus takluk dari Manchester City dengan skor 0-2. Setelah itu, Sarri selalu meraih hasil baik di setiap pertandingan Chelsea. Sarri pun telah mengubah The Blues menjadi tim yang mempunyai bermain lebih menyerang dan atraktif.