Rabu 07 Nov 2018 21:08 WIB

Jadi Juara Dunia, Eko: Masih Banyak yang Harus Diperbaiki

Target ke depan yang harus dikejar Eko Yuli adalah juara Olimpiade 2020.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Endro Yuwanto
Eko Yuli Irawan
Foto: REUTERS/Yves Herman
Eko Yuli Irawan

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Atlet angkat besi Eko Yuli Irawan menilai masih banyak yang harus diperbaiki dari peformanya dalam kejuaraan dunia di Ashgabat, Turkmenistan. Setelah menjadi juara dunia sekaligus memecahkan rekor di kelas 61 kilogram, target ke depan yang harus dikejar Eko Yuli adalah juara Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang.

Eko optimistis dapat mempersembahkan yang terbaik bagi Indonesia. Namun, saat ini atlet asal Lampung itu ingin fokus memperbaiki performanya.

"Apa yang kurang ditingkatkan. Masih banyak yang kurang," kata Eko saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (7/11).

Untuk menuju Olimpiade 2020, Eko mengatakan, masih ada enam kejuaraan lagi yang harus diikuti. Dalam setiap kejuaraan itu, paling tidak dirinya harus masuk urutan delapan besar.

Ihwal rekor dunia yang ditorehkannya, Eko menyatakan itu disebabkan adanya aturan baru dalam olah raga angkat besi. Ia sebelumnya tampil di nomor 62 kilogram. Namun saat ini ia tampil di nomor 61 kilogram.

"Per 1 November 2018 kan kejuaraan ini semua nomor diubah baru lagi, jadi semua ada standarnya baru. Jadi lawan-lawan yang dulu banyak yang naik kelas. Lawannya banyak yang baru lagi," kata Eko.

Meski begitu, Eko tak mau berbesar kepala mendapatkan juara dunia sekaligus memecahkan rekor baru. Menurut dia, atlet lain saat ini masih menjajaki aturan baru itu. Ke depan, lanjut dia, ia harus lebih memperbaiki persiapan dalam menghadapi Olimpiade 2020.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement