Kamis 08 Nov 2018 14:14 WIB

Rute Tour de Singkarak Dipangkas karena Banjir

Hujan deras mengguyur wilayah Sumatra Barat sejak Rabu (7/11) kemarin

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Hazliansyah
Tour de Singkarak (TdS)
Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra
Tour de Singkarak (TdS)

REPUBLIKA.CO.ID, LIMAPULUH KOTA -- Panitia Tour de Singkarak memutuskan untuk memangkas lintasan balap sepeda di etape V karena ada lintasan yang terkena banjir. Race Director Tour de Singkarak 2018 Jamaluddin Mahmood menyebutkan, rute etape V hari ini dipangkas menjadi 161,4 kilometer (km) dari sebelumnya 170,5 km dari start di Limapuluh Kota dan finish di Pasaman.

Ia mengungkapan, hujan deras yang terus mengguyur wilayah Sumatra Barat sejak Rabu (7/11)) membuat air yang mengalir di Sungai Batang Bonjol meluap. Akibatnya, banjir ikut menggenangi rumah warga dan jalan yang dilintasi lomba.

"Kemarin sore team teknis ke sana sekalian koordinasi  dengan pihak setempat, selesai sekitar pukul 18.00 WIB," ujar Jamaluddin, Kamis (8/11).

Meski demikian, Jamaluddin memastikan adanya perubahan etape V yang menyisakan 91 pembalap ini, sama sekali tidak mengganggu jalannya perlombaan. Ia juga memastikan seluruh team official sudah diinformasikan tentang hal ini.

Diketahui, sebanyak 91 pembalap pada etape ke V ini mulai Start dari Kantor Bupati Limapuluh Kota, melintasi Kelok 9, Sarilamak, Tanjung Pati, Tugu Adipura, Labuah Basilang, Polres Payakumbuh, Simpang Balai Panjang, Kantor Walikota Payakumbuh, Piladang, Baso, hingga Simpang Bypass Bukittinggi. Kemudian rute berlanjut ke Palupuh, Bonjol, Pasar Lubuk Sikaping, dan finish di Kantor Bupati Pasaman

Sepanjang lintasan pada etape ke V ini, terdapat Tiga titik KOM masing-masing di Kelok 9, Baso dan Palupuh, dan untuk Sprint juga terdapat Tiga titik yakni di Tanjung Pati, Piaro dan Bonjol.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement