REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mendakwa pelatih Liverpool Juergen Klopp bertingkah laku tak patut pada laga kontra Everton, Senin (3/12) dini hari WIB. Klopp masuk ke lapangan Stadion Anfield merayakan gol kemenangan Liverpool yang tercipta pada menit keenam injury time. Klopp kemungkinan harus membayar denda.
Klopp berlari untuk memeluk kiper Alisson Becker setelah Divock Origi memaksimalkan kesalahan kiper Everton Jordan Pickford. Walaupun Klopp telah meminta maaf, FA tetap menjatuhkan dakwaan. Pelatih asal Jerman ini diberikan tenggat waktu hingga Kamis (6/12) tengah malam untuk merespons.
Sebelumnya, Klopp mengaku menghormati Everton, namun tak bisa menahan diri. Ia mengatakan, tak bisa menggambarkan perasaannya saat gol tersebut tercipta.
"Jika saya bisa mendeskripsikannya bagaimana perasaan saya, maka saya pastu sudah bisa mengontrolnya. Kami tak mencari alasan, tapi itu sebenarnya. Saya tak berencana lari, saat memilih berhenti, ALisson yang dekat dengan saya. Dia terkejut," kata Klopp seusai laga tersebut, dikutip BBC.
Pelatih Everton Marco Silva mengaku tak masalah dengan ulah Klopp. Ia malah mengaku tak memperhatikan kejadian itu.
"Jika kami mencetak gol seperti itu yang sangat beruntung, saya mungkin melakukan hal serupa. Saya tak melihat adanya rasa tidak hormat," tegas Silva.