REPUBLIKA.CO.ID, LEICESTER -- Usai menerima kekalahan dari Leicester City, pelatih Manchester City Josep Guardiola menegaskan dirinya harus mengubah dinamika di tubuh timnya. Karena, ini merupakan kekalahan ketiga di sepanjang musim 2018/2019.
Akibat hasil tersebut The Citizen terpaksa turun ke posisi tiga klasemen dengan nilai 44 poin. "Jika Anda ingin menjadi pesaing nyata Anda harus segera menang lagi," tegas Guardiola dikutip Guardian, Kamis (27/12).
The Citizen untuk sementara merosot ke posisi tiga klasemen terpaut satu angka dari Tottenham Hotspur di tempat kedua dan tujuh poin di belakang pemuncak klasemen Liverpool.
Pada laga yang dimainkan di Stadion King Power, Rabu (26/12) kemarin, City lebih dahulu unggul atas gol Bernardo Silva menit ke-14. Namun, menyerah usai tim tuan rumah mencetak dua gol lewat Marc Albrighton menit ke-19, dan Ricardo Pereira.
"Saya haru memikirkan apa yang dibutuhkan tim dan bagaimana membantu mereka kembali bermain dengan cara yang semestinya," sambung eks pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen.
Entrenador berusia 47 tahun lantas mengakui hasil tersebut jauh dari apa yang sebelumnya ia pikirkan. The Foxes tampil luar biasa dan membuat para pemain City kewalahan. Meski begitu, ia tak akan berhenti di sini dan akan terus mengevaluasi kinerja Raheem Sterling dan kolega.
"Kita harus mengubah dinamika (mentalitas) tim untuk memenangkan permainan kembali. Saya yakin kami bisa lakukan itu."