Kamis 17 Jan 2019 08:45 WIB

Jadi Komentator, Mourinho Diminta Bungkam Soal Pemecatannya

Mourinho baru akan melatih kembali pada akhir musim 2018/2019.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto
Jose Mourinho
Foto: EPA-EFE/Facundo Arrizabalaga
Jose Mourinho

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Jose Mourinho akan memulai pekerjaan baru sebagai komentator pertandingan. Namun, dirinya dipaksa bungkam terkait masalah pemecatannya dari Manchester United (MU).

Mourinho tidak akan dapat mengangkat masalah atas pemecatannya dari MU ketika ia kembali bekerja sebagai komentator akhir pekan nanti. Ini karena ada perjanjian non-pengungkapan dalam kesepakatan pesangonnya sebesar 18 juta poundsterling sebagaimana dilansir ESPN, Kamis (17/1).

Baca Juga

Pria asal Portugal akan tampil pertama kali di depan publik sejak pemecatannya dari Old Trafford ketika ia kembali bekerja sebagai analis di Bein Sports untuk pertandingan grup Piala Asia antara Qatar dan Arab Saudi, serta pertandingan Liga Primer Inggris yang mempertemukan Arsenal versus mantan klubnya, Chelsea.

Namun dalam perjanjian pesangonnya bersama MU, Mou dilarang untuk berbicara sedikit pun tentang nasibnya selama berada di MU. Ia merupakan pelatih ketiga yang dipecat oleh the Red Devils dalam lima tahun terakhir.

Sebelumnya, MU memecat David Moyes pada 2014 dan Louis van Gaal pada 2016. Keduanya menerima pembayaran termasuk perjanjian non-pengungkapan, prosedur normal dalam situasi seperti ini setelah pemutusan awal kontrak.

Adapun ESPN menambahkan, Mourinho baru akan melatih kembali pada akhir musim 2018/2019. Sebelumnya ia menolak untuk kembali membesut klub Portugal, Benfica.

The Special One dikaitkan dengan Real Madrid dan Inter Milan. Keduanya mantan klub Mou. Ia pun mendapat tawaran melatih tim nasional Qatar menjelang Piala Dunia pada 2022 mendatang.

Presiden La Liga Javier Tebas mengatakan, ia akan menyambut kembalinya Mourinho ke kompetisi bergengsi Spanyol. Mourinho memenangkan La Liga Spanyol, Super Copa Spanyol, dan Copa del Rey, selama tiga musim di Madrid, sebelum pergi pada 2013.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement