REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Liverpool dalam misi mengamankan tiga poin saat melawat ke markas West Ham United pada laga pekan ke-25 Liga Primer Inggris di Stadion London, Selasa (5/1) dini hari WIB. Kemenangan jadi harga mati bagi the Reds untuk menjauh dari kejaran Manchester City sekaligus mengamankan peluang juara musim 2018/2019.
Armada Juergen Klopp hanya unggul dua angka dari City yang menekuk Arsenal 3-1 pada laga pekan ke-25. Pelatih Juergen Klopp pun meminta anak asuhnya untuk tetap tampil mati-matian di setiap pertandingan hingga akhir musim, meski banyak tekanan yang datang.
"Saya bukan orang yang gampang gugup. Kami melakukan apa yang selalu kami lakukan, kami mempersiapkan diri dan menangani situasi dengan cara kami sendiri," tegas Klopp dikutip Independent, Ahad (3/2).
Di atas kertas, the Anfield Gank jadi favorit untuk mengamankan kemenangan. Sebab, West Ham sedang berada dalam performa buruk dengan tak pernah menang dalam tiga partai terakhir di semua kompetisi. Terlebih dalam pertemuan pertama musim ini Liverpool membekap West Ham dengan skor 4-0.
Meski demikian, pelatih asal Jerman menilai pasukannya harus tetap waspada dengan tim berjuluk the Hammers. Mengingat tim asal London di arsiteki oleh pelatih berpengalaman, Manuel Pellegrini.
"Mereka memiliki awal yang sangat buruk, saya pikir mereka mungkin hanya memiliki dua poin setelah enam pertandingan, tetapi sejak itu mereka hampir berada di posisi enam. Saya rasa pertandingan nanti akan berjalan sulit," kata Klopp.
Di kubu tim tuan rumah, West Ham yang tak pernah menang dalam tiga partai terakhir sedang mencoba bangkit untuk kembali ke jalur kemenangan seperti yang ditegaskan oleh Manuel Pellegrini.
"Kami ingin mengalahkan Liverpool. Saya pikir kami bisa mengalahkan Liverpool karena setiap tim di Liga Primer bisa mengalahkan yang lain, lihat saja Newcastle mengalahkan Manchester City," tegas Pellegrini dalam laman resmi klub.
Mantan pelatih Manchester City itu mengaku telah memiliki cara untuk megalahkan lawannya. Pellegrini meminta pasukannya untuk disiplin dalam bertahan dan memanfaatkan kecepatan yang tinggi dari permainan timnya.