Senin 25 Feb 2019 15:48 WIB

Indra Sjafri tak Ingin Timnya Sekadar Tampil di Final

Jelang laga final, Indonesia memiliki keuntungan tersendiri dibandingkan Thailand.

Persiapan Timnas U-22: Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri (tengah) memberi arahan kepada pemain dalam latihan menjelang pertandingan babak Final Sepak Bola AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, Senin (25/2/2019).
Foto: Antara/Nyoman Budhiana
Persiapan Timnas U-22: Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri (tengah) memberi arahan kepada pemain dalam latihan menjelang pertandingan babak Final Sepak Bola AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, Senin (25/2/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, PHNOM PENH -- Pelatih timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri tak mau laga pamungkas Piala AFF U-22 melawan Thailand hanya sekadar partai final keduanya di kejuaraan AFF kelompok usia. Pria berusia 56 tahun itu bertekad bisa meraih gelar juara yang kedua kalinya di tingkat AFF setelah pada 2013 menjuarai Piala AFF U-19.

"Mudah-mudahan tak hanya final kedua. Semoga ini juara kali kedua saya di usia yang berbeda," kata Indra selepas memimpin latihan di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Senin (25/2).

Baca Juga

Indra dalam beberapa kesempatan kerap menyebut bahwa ia telah merancang sebuah periodisasi penampilan bagi timnas U-22 di Piala AFF U-22, dengan puncak permainan terbaik di partai final. Periodisasi penampilan itu beriringan dengan target-target bertingkat yang dipatoknya untuk Garuda Muda, yakni lolos dari penyisihan grup, mencapai final, dan menjadi juara.

Indonesia memiliki keuntungan tersendiri dibandingkan Thailand jelang partai final, yakni durasi pemulihan kebugaran pemain yang lebih panjang karena memainkan partai semifinal lebih awal serta hanya tampil 90 menit tampil. Sementara, tim Gajah Putih harus berjibaku selama 120 menit. "Tentu itu hal positif bagi kami. Kemarin saya melihat permainan mereka selama 120 menit, mudah-mudahan besok kami bisa antisipasi," kata Indra.

Selain itu, lanjut Indra, Indonesia juga untuk kali kedua akan merumput di waktu petang menuju malam. Pada tiga pertandingan lainnya di penyisihan, skuat Garuda Muda selalu tampil sore hari ketika terik matahari masih terasa di tengah lapangan.

Kendati menyebutkan timnya tak masalah main sore atau malam, Indra mengakui anak-anak asuhannya terlihat lebih nyaman ketika bermain di kala langit telah gelap. "Mudah-mudahan besok lancar dan atas izin Allah kami bisa menjadi juara," harap dia.

Sebelum Indonesia menghadapi Thailand di partai final pada Selasa (26/2) malam, tuan rumah Kamboja terlebih dulu bertemu Vietnam. Kedua tim yang sudah ditekuk Indonesia ini memperebutkan tempat ketiga pada sore harinya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement