REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajer Manchester City Pep Guardiola tidak akan mengambil masa cuti, meskipun ia melewati jadwal yang super ketat pada laga sepak bola Liga Inggris dan kompetisi lainnya. Sejumlah laporan dari Inggris mengklaim Guardiola ingin sejenak beristirahat setelah tim asuhannya mampu meraih tiga gelar pada musim kompetisi ini.
Guardiola merasa energi dan konsentrasinya demikian terkuras, salah satunya karena menghadapi duel ketat melawan Liverpool di ajang Liga Inggris. Guardiola pernah mengambil masa cuti selama setahun karena ia merasa letih setelah meninggalkan Barcelona pada 2012. Ia menghabiskan waktu cutinya berada di New York. Setelah itu, Guardiola membesut Bayern Muenchen.
Guardiola masih terikat kontrak selama dua tahun di Manchester City, setelah memperpanjang kontraknya pada akhir Mei lalu. "Saya tidak akan cuti," katanya kepada para wartawan setelah mengikuti turnamen golf Costa Brava di Spanyol.
"Saya masih memiliki dua tahun kontrak bersama (Manchester City). Jika mereka tidak mengusir saya, saya akan terus berada di sini," katanya sebagaimana dikutip dari laman ESPN, Kamis (13/5).
Guardiola sempat diterpa isu bakal menyeberang ke Juventus, menyusul kepergian Massimiliano Allegri setelah lima tahun melatih klub papan atas Liga Italia itu. Ia bertekad tetap berada di Manchester City, dan menargetkan dapat meraih gelar di Liga Inggris dan Liga Champions, musim depan.
"Kami semua ingin meraih gelar Liga Champions, karena prestasi itu demikian bergengsi," katanya. "Yang terpenting, mencoba kembali, dan mencoba kembali. Jika kami gagal, kami akan mencoba kembali, sampai akhir."