REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Napoli dan Juventus menginginkan Mauro Icardi setelah dia dipastikan tidak masuk dalam skema baru Inter Milan. Inter bahkan bisa membiarkan Radja Nainggolan pergi dengan status pinjaman setelah ia menolak Jiangsu Suning.
Direktur Inter, Beppe Marotta mengonfirmasi kepada Sky Sport Italia bahwa, nama kedua pemain itu berada di pasar transfer karena mereka tidak diinginkan oleh pelatih baru Antonio Conte.
"Kami memiliki kesempatan untuk berbicara dengan para pemain sendiri, dengan penuh rasa hormat tentang situasi kontrak mereka, tetapi menjelaskan posisi klub saat inilah yang saya pikir lebih penting," kata Marotta, dilansir dari Football Italia, Ahad (7/7).
"Kedua pemain tahu betul bahwa mereka bukan bagian dari rencana kami. Itu bukan berarti kami meragukan bakat atau kemampuan mereka, karena saya menganggap mereka dua pemain yang sangat baik," lanjutnya.
Sementara itu, Napoli dan Juventus sedang berduel untuk mendapatkan tanda tangan Icardi dengan biaya 60 juta euro. Namun, Nianggolan yang tampaknya sedikit menjadi masalah, karena baru saja tiba dari Roma setahun yang lalu.
Menurut La Gazzetta dello Sport, Inter telah mencoba menawarkan pemain Belgia itu kepada Jiangsu Suning, klub Cina yang dimiliki oleh perusahaan yang sama dengan Nerrazurri, tetapi ia menolak langkah itu. Maka disarankan agar Nianggolan dibolehkan untuk dipinjamkan, tetapi gajinya 4,5 juta euro pertahun sesuai batas klub-klub yang memiliki peluang untuk itu.
Nianggolan juga telah berulangkali menolak hijrah ke Liga Premier lantaran lebih senang dengan kehidupan di Italia. Namun, setelah sebelumnya diusir oleh Roma kemudian oleh Inter mungkin dapat membuatnya berubah pikiran.