Rabu 17 Jul 2019 05:37 WIB

The Minions 'Diganggu' Angin

Kevin mengaku kaget dengan kondisi angin dan shuttlecock yang sulit dikendalikan.

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Didi Purwadi
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo (kanan) dan Marcus Fernaldi Gideon, mengembalikan kok ke arah ganda putra Jepang Takuto Inoue dan Yuki Kaneko dalam babak pertama Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (16/7).
Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo (kanan) dan Marcus Fernaldi Gideon, mengembalikan kok ke arah ganda putra Jepang Takuto Inoue dan Yuki Kaneko dalam babak pertama Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (16/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, terpaksa memenangkan laga kontra Yuki Kaneko/Takuto Inoue lewat rubber game. Kalah di set pertama, The Minions beralasan bahwa mereka mengalami kendala nonteknis.

''Dari awal memang angin di lapangan kencang. Shuttlecock jadi goyang. Saat di-smash, arahnya nggak pas,'' kata Marcus dalam konferensi pers setelah laga di Istora Senayan,  Jakarta, Selasa (16/7).

Hal tersebut juga diaminkan oleh kompatriotnya Kevin Sanjaya. Ia mengaku kaget dengan kondisi angin dan shuttlecock yang sulit dikendalikan di awal pertandingan.

Meski demikian, keduanya tetap mampu mengatasi pasangan Jepang dengan skor meyakinkan di game kedua dan ketiga. The Minions pun berhak melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi pasangan asal India, Rankireddy/Shetty.

Marcus/Gideon juga berterima kasih pada penonton yang mendukung langsung di lapangan. Pasalnya, teriakan "Eaa! Eaa!" tak sedikitpun terputus ketika terdapat rally panjang yang dihadirkan pemain.

''(Penonton) berpengaruh besar. Mereka mendukung kami secara positif, jadinya lebih semangat dan nggak ingin dikalahkan,'' ucap Kevin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement