Ahad 28 Jul 2019 22:55 WIB

Juara Kelas Terbang One Pride Unjuk Kebolehan di Halal Park

Suwardi mendemonstrasikan cara menghadapi para pelaku kejahatan di jalanan.

Juara kelas terbang tarung bebas One Pride Pro Never Quit, Suwardi (kanan) melakukan teknik kuncian tangan kepada Tora Sudiro di Halal Park, Jakarta, Ahad (28/7).
Foto: Dok.Ist
Juara kelas terbang tarung bebas One Pride Pro Never Quit, Suwardi (kanan) melakukan teknik kuncian tangan kepada Tora Sudiro di Halal Park, Jakarta, Ahad (28/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juara kelas terbang tarung bebas One Pride Pro Never Quit, Suwardi unjuk kemampuan saat menyambangi Halal Park RKB BNI Fest, di kawasan Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (28/7). 'Becak Lawu', julukannya, diminta untuk melakukan demonstrasi cara menghadapi para pelaku kejahatan di jalanan.

Menariknya yang menjadi 'korban' adalah aktor kenamaan, Tora Sudiro. "Baru juga gue pegang nih badan dia, sudah keras. Bagaimana kalau dia pakai tekniknya," canda Tora di lokasi.

Halal Park merupakan destinasi sport tourism baru di Kompleks GBK. Halal Park GBK secara resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo 16 April 2019. BNI Fest merupakan event yang digelar untuk mempopulerkan Halal Park. Sebab, kawasan ini bisa menjadi alternatif bagi para pengunjung Kompleks GBK, yang dikenal sebagai tempat magis bagi olahraga nasional.

Berbagai macam makanan, minuman halal, busana muslim, dan produk lain dijual di sini. Tercatat ada 10 produk UKM binaan BNI yang mendirikan booth di Halal Park sejak Sabtu (27/7) hingga akhir pekan ini. "Kami berharap hadirnya RKB BNI Fest dapat menjadi salah satu pilihan tempat rekreasi yang seru bersama keluarga dan teman untuk saling bertukar cerita di akhir pekan ini. Selain aneka kuliner dari UMKM binaan BNI, kami juga menyediakan layanan perpanjang paspor," kata Corporate Secretary BNI, Meiliana.

Dalam kesempatan itu, Suwardi juga ditantang untuk memasak empal gentong dan kolak pisang oleh chef Norman Ismail. Namun, Suwardi menyerah karena mengaku tak paham dengan urusan dapur. "Saya bisa masak. Tapi, masak air. Itu juga sampai kering," kata Suwardi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement