Jumat 20 Sep 2019 21:28 WIB

Atlet Batik Air Racing Team Lolos ke Enduro World Series

Yoris Sahara yakin mampu meraih prestasi di kejuaraan sepeda di Italia tersebut.

Atlet sepeda enduro Indonesia Yoris Sahara.
Foto: Dok. BART
Atlet sepeda enduro Indonesia Yoris Sahara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Klub sepeda Tanah Air, Batik Air Racing Team, mengirimkan atlet binaannya Yoris Sahara untuk mengikuti kejuaraan dunia, ‘Enduro World Series’ (EWS) 2019 yang berlangsung di Finale Ligure, Italia pada tanggal 28-29 September 2019. Yoris bakal berlaga di nomor Rider Trophy Individual, Men Pro, U21 pada kejuaraan bergengsi tersebut.

Yoris sendiri telah mendapatkan konfirmasi dari panitia EWS 2019 sebagai atlet yang masuk kualifikasi untuk mengikuti nomor tersebut. Ini merupakan hasil dari prestasi yang diraih sebelumnya ketika ia menaiki podium kedua pada kejuaraan Asian Enduro Series 2019 di Nepal pada 6-7 April 2019 lalu. Kala itu, ia berhasil menyisihkan lawan-lawannya dan bersanding bersama Rajesh Magar (Nepal) yang meraih podium pertama dan Sangmok Lim (Korea Selatan) pada podium ketiga.

Di EWS 2019 nanti, selain mewakili tim yang aktif di instagram dengan akun @batikairracingteam ini, Yoris juga akan menjadi duta Indonesia. Sudah pasti ini merupakan prestasi tertinggi yang dimiliki atlet Enduro Indonesia yang dapat berkompetisi di dunia Internasional, dan perlu diwaspadai oleh atlet dari negara lain. Pembina Batik Air Racing Team, Capt. Daniel Putut mengatakan, EWS 2019 bakal menjadi kejuaraan bergengsi untuk mengasah kemampuan atlet Indonesia agar lebih banyak jam terbang.

photo
Aksi Yoris Sahara.

“Sebagai klub MTB Enduro yang concern terhadap pembinaan dan penjenjangan prestasi, kami senantiasa memberikan kesempatan kepada atlet-atlet binaan kami untuk menjajal berbagai kejuaraan sepeda baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Ini merupakan suatu komitmen dan kontribusi yang dapat kami berikan bagi perkembangan olahraga MTB Enduro di Tanah Air," kata dia di Jakarta, Jumat (20/9).

Dia mengatakan, lolosnya Yoris ke EWS 2019 sangat menggembirakan sekaligus membuktikan bahwa atlet MTB Enduro Indonesia memiliki kemampuan yang tak kalah bagus dengan atlet-atlet luar negeri. Kejuaraan ini juga menjadi kesempatan langka bagi atlet MTB Enduro untuk menambah jam terbang di kejuaraan dunia, sehingga dengan kerap mengikuti kejuaraan dunia maka a dapat menambah pengalaman dan wawasan serta mengetahui peta kekuatan antar atlet dari negara lain.

Menurut dia, Yoris sendiri telah membuktikan keseriusan dan kemampuan terbaiknya sehingga ia layak mendapatkan kesempatan untuk mengikuti EWS 2019 di Italia mendatang.

"Kami selalu mendorong agar atlet-atlet kami memiliki nama di kejuaraan dunia dan EWS 2019 menjadi ajang pembuktian bahwa atlet-atlet Indonesia layak untuk diperhitungkan. Selamat berlaga untuk Yoris, kami yakin banyak pengalaman yang akan didapatkan dari EWS 2019 nanti," kata dia.

Yoris merupakan yang kelahiran Banjar, Ciamis, Jawa Barat 28 Oktober 1996 ini telah menjajal kemampuannya di berbagai kejuaraan MTB Enduro. Ďiantaranya kejuaraan Enduro di Malaysia, Filipina dan baru-baru ini di Nepal. Yoris pun menjadi salah satu atlet unggulan Batik Air Racing Team.

“Tentunya saya sangat bangga dapat mewakili Indonesia khususnya Batik Air Racing Team di kejuaraan yang menjadi idaman para riders MTB Enduro dunia, EWS. Ini bakal menjadi prestasi tertinggi yang saya miliki selama ini. Karenanya, saya harus mempersiapkan diri sematang mungkin agar setidaknya dapat berkompetisi dengan riders-riders dunia," ujarnya.

Dia mengatakan, meskipun belum banyak prestasi yang dikumpulkannya, dia tidak takut dan akan berlomba sekuat tenaga dan kemampuan. Dia berharap bisa meraih hasil terbaik yang dapat membanggakan baginya secara pribadi, Batik Air Racing Team, dan Indonesia.

"Tidak ada kata-kata yang tepat yang dapat menggambarkan bagaimana perasaan bangga saya, akhirnya dapat mengikuti EWS 2019 di Italia ini. Yang pasti ini merupakan kesempatan langka bagi saya, semoga saya dapat memberikan yang terbaik”, kata Yoris antusias.

Jelang kompetisi, saat ini Yoris telah mempersiapkan diri semaksimal mungkin dengan latihan rutin yang porsinya di tambah, mempelajari trek di Finale Ligure sekaligus mempelajari kemampuan dari riders dunia. Selain itu juga berdiskusi dengan Pembina Batik Air Racing Team, Manager Batik Air Racing Team, Reza serta Manager Lapangan (Team Coach) Ical Hardiyana.

Nantinya Yoris juga akan didampingi oleh Manager Lapangan yang akan memberikan dukungan teknis selama kejuaraan EWS berlangsung.

Sebagai informasi, kejuaraan EWS 2019 merupakan event bergengsi skala Internasional yang telah dimulai sejak tahun 2013 dan menjadi kalendar tahunan, yang menghadirkan trek berkeliling di jalur terbaik di dunia di lebih dari 8 lokasi dan puncaknya pada kejuaraan World Series Champion. Untuk berkompetisi di kejuaraan EWS, pembalap harus terlebih dahulu melakukan pra-kualifikasi dengna mencetak Poin Peringkat Global.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement