Kamis 10 Oct 2019 14:05 WIB

Hafid Incar Sabuk Abadi, Aep Ingin Revans di One Pride

Hafid sudah bertarung di One Pride Arena sejak season pertama pada 2016 silam.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Salah satu pertarungan One Pride MMA Indonesia (ilustrasi)
Salah satu pertarungan One Pride MMA Indonesia (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petarung Hafid Nur Maradi bakal mempertahankan gelar juara nasional kejuaraan tarung bebas (MMA) kelas bulu One Prixe Pro Never Quit melawan Aep Saepudin di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (19/10). Hafid bertekad mengejar sabuk abadi, gelar bagi petarung yang mampu mempertahankan gelarnya tiga kali berturut-turut.

Hafid sudah bertarung di One Pride Arena sejak season pertama pada 2016 silam. Ia menjadi juara kelas bulu setelah memenangi pertarungan gelarnya yang ketiga melawan Deni Arif Fadillah pada 2018.

Agustus silam, petarung yang berjuluk The Avatar berhasil menghentikan Novian Hartanto dalam kurang dari tiga menit. Kemenangan submission ke-10 Hafid ini menempatkan dirinya sebagai pemegang rekor submission terbanyak di One Pride MMA.

“Untuk pertarungan apa pun termasuk pertarungan sabuk abadi, saya melihat semua persiapan pertandingan adalah sama, fokus 120 persen. Apabila besok masih diizinkan menang, maka sabuk abadi tersebut hanyalah bagian dari perjalanan karir MMA saya,” kata Hafid dalam keterangan resminya.

Bagi Aep Saepudin, pertarungan gelar ini menjadi sangat pribadi. Bukan hanya untuk membalas kekalahan di pertarungan gelar pertama Aep pada tahun 2016, tapi juga untuk membalas kekalahannya terhadap Hafid tahun lalu.

Petarung yang berjuluk The Raging Bull terkenal akan ketangguhannya di Arena One Pride, dengan momen-momen spektakuler seperti di saat ia mengalahkan Ahmad Abdirahma Yogaswara dengan bahu kanan yang terlepas di ronde pertama.

“Untuk saya, pertarungan melawan Hafid adalah tantangan besar. Lawan saya adalah juara bertahan dan terlebih lagi saya pernah kalah dari dia. Tapi saya akan mencoba bermain tanpa beban dan bertanding semaksimal mungkin,” kata Aep.

Selain pertai perebutan gelar, Randy Pangalila akan kembali turun ke Fight Night 33 juga kembali menyajikan Celebrity Fight. Randy Pangalila akan kembali ke One Pride Arena setelah sukses menghentikan Fajar Ibel dalam 39 detik di celebrity fight perdana One Pride MMA tahun 2018 silam. Bintang film dan sinetron ini akan turun berhadapan dengan sesama aktor, Adhi Pawitra. 

Adhi Pawitra terakhir berlaga di One Pride Arena pada Fight Night 20, di mana ia mendapat hasil seri melawan Volland Humonggio dalam pertarungan klasik antara Striker dan Grappler. Sejak laga terakhir Adhi Pawitra di One Pride Arena di Fight Night 20, ia sudah menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan Randy Pangalila.

“Kalau saya boleh memilih, saya ingin ketemu Randy Pangalila,” jelas Adhi saat itu. 

One Pride merupakan salah satu kejuaraan tarung bebas resmi yang ada di Indonesia. Lebih dari 200 laga digelar per tahun serta menghadirkan 300 petarung dari 50 klub yang tersebar di Indonesia. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement