Kamis 10 Oct 2019 22:38 WIB

Tiket MotoGP Mandalika Mulai Dijual November 2019

Menpar optimistis Sirkuit Mandalika bisa digunakan untuk MotoGP pada 2021 mendatang

Foto udara bentuk lintasan lurus sirkuit saat pengerjaan galian tanah badan jalan Mandalika MotoGP Street Circuit di The Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Kamis (10/10/2019).
Foto: Antara/Ahmad Subaidi
Foto udara bentuk lintasan lurus sirkuit saat pengerjaan galian tanah badan jalan Mandalika MotoGP Street Circuit di The Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Kamis (10/10/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK -- Penjualan tiket untuk MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat akan dibuka mulai November 2019. Menteri Pariwisata Arief Yahya optimistis Sirkut Mandalika bisa digunakan pada 2021 mendatang.

"Untuk penjualan tiket sudah dimulai pada awal atau akhir bulan Nopember," kata Direktur PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdul Abdulbar M Mansoer di sela-sela peninjauan lokasi sirkuit Mandalika bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya, Lombok Tengah, Kamis (10/10).

Baca Juga

Arief menjelaskan, untuk penjualan tiket sendiri akan dilepas dari 10 ribu lembar sampai 20 ribu lembar tiket. Namun, berapa harga tiket yang ditawarkan, Abdulbar belum dapat memastikannya. "Kalau untuk harga belum. Tapi nanti dilepas 10 ribu lembar sampai 20 ribu lembar tiket," ujarnya.

Abdulbar menambahkan, nantinya di awal penjualan dilaksanakan sebuah kegiatan di Jakarta dengan menghadirkan salah satu pembalap MotoGP. "Soal siapa pembalap yang akan hadir masih dibicarakan," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku puas setelah melihat perkembangan pembangunan sirkuit Mandalika. "Saat ini persiapan awal untuk ground working sudah 30 persen sementara untuk total seluruh komplek sirkuit jalanan baru 10 persen," ucap Arief.

Arief optimistis komplek MotoGP Mandalika dapat dirampungkan sesuai yang direncanakan pada 2021. "Kita untuk pertama kali akan punya kegiatanMotoGP di Indonesia," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement