Kamis 17 Oct 2019 10:50 WIB

Barca dan Madrid Tolak Pemindahan Stadion Saat El Clasico

Meskipun di tengah penolakan, keputusan tetap akan berada di tangan RFEF.

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto
El Clasico Barcelona Vs Real Madrid.
Foto: Yudha Manggala P P
El Clasico Barcelona Vs Real Madrid.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Protes politik dan kerusuhan di sebagian besar wilayah Katalunya ikut mengancam jalannya laga El Clasico pertama musim ini. Pertemuan antara Barcelona dan Real Madrid yang seharusnya diadakan di Camp Nou diminta dipindahkan. Namun, kedua klub menolak proposal pemindahan venue tersebut.

La Liga Spanyol mengajukan permohonan kepada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk memindahkan venue laga el Clasico 26 Oktober mendatang. Permintaan dari La Liga tersebut memang cukup mengejutkan kedua belah pihak. Dikutip dari Marca, Kamis (17/10), Barcelona bersikeras kalau pertandingan harus dimainkan di Camp Nou.

Sementara Real Madrid beranggapan, jika memang ada risiko keamanan, lebih baik pertandingan ditunda dibandingkan dengan memindahkan venue. Los Blancos percaya bahwa jadwal pertandingan yang dibuat pada Juni, seharusnya dijalankan untuk menghindari ketidakadilan dari kompetisi. Sehingga klub asal ibu kota Spanyol tersebut memilih untuk menunda laga.

Oleh karena itu, kedua klub sampai saat ini masih menolak usulan pemindahan venue maupun pertukaran stadion. Kemungkinan penundaan bisa jadi akan dialihkan ke tengah pekan, jadwal yang jelas tidak disukai oleh perusahaan televisi.

Sebab, dampak penonton dari El Clasico merupakan yang terbesar dalam seluruh pertandingan La Liga Spanyol. Meskipun di tengah penolakan, keputusan tetap akan berada di tangan RFEF.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement