Jumat 29 Nov 2019 04:08 WIB

Astana Bungkam MU 2-1

MU sebenarnya unggul lebih dulu lewat Lingard pada menit ke-10.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Ratna Puspita
Tim Setan Merah tampak kecewa usai laga grup L Liga Eropa antara Astana melawan  Manchester  di Astana Arena, Nur-Sultan, Kazakhstan, Jumat (29/11) dini hari.
Foto: Pavel Mikheyev/REUTERS
Tim Setan Merah tampak kecewa usai laga grup L Liga Eropa antara Astana melawan Manchester di Astana Arena, Nur-Sultan, Kazakhstan, Jumat (29/11) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Manchester United gagal memetik kemenangan saat bertandang Astana Arena, Kazakhstan. Dalam lanjutan pertandingan Liga Europa, Astana berhasil mengalahkan Setan Merah dengan skor 2-1.

Sejak babak pertama dimulai, Manchester United langsung mengambil alih serangan yang dikomandoi oleh Jesse Lingard, yang juga mengemban tugas sebagai kapten. Berbagai serangan dari Setan Merah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-10.

Baca Juga

Umpan matang dari bek kiri Manchester United, Luke Shaw berhasil dieksekusi dengan sempurna oleh Lingard dan merobek jala dari kiper Astana, Nenad Eric. Skor 0-1 untuk keunggulan United.

Setelah gol tersebut, Astana berusaha menjebol gawang dari Manchester United yang dijaga oleh Lee Grant. Namun hingga peluit babak pertama ditiup, tim tuan rumah gagal menjebol garang tamunya tersebut.

Pada babak pertama, United unggul penguasaan bola dari Astana dengan perolehan 61 persen berbanding 39 persen. Setan Merah juga berhasil melesakkan 12 tendangan, unggul setengahnya dari Astana yang hanya melepaskan 6 tendangan.

Memasuki babak kedua, Astana langsung mengambil inisiatif serangan untuk menyamakan kedudukan. Namun, pertahanan United yang dijaga oleh di’Shon Bernanrd dan Axel Tuanzebe berhasil menangkal serangan-serangan dari tim tuan rumah.

Serangan beruntun dari Astana akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55. Saat Dmitriy Shomko berhasil merobek jala dari Lee Grant. Gol tersebut tercipta atas kontribusi dari pemain bertahan dengan nomor punggung 77, Roman Murtazayev yang berhasil mengirimkan umpan matang kepada Shomko.

United yang dalam laga tersebut memainkan mayoritas pemain muda tampak tak bisa keluar dari tekanan yang diberikan oleh Astana. Hingga akhirnya pada menit ke-59, pemain tengah United Dylan Levitt diganjar kartu kuning oleh wasit.

Petaka kembali terjadi pada skuad asuhan Ole Gunnar Solksjaer itu. Pada menit ke-62, Astana berhasil mengembalikan kedudukan setelah pemain United melesakkan bola ke gawangnya sendiri dan tak bisa dihalau oleh Lee Grant.

Melihat timnya yang tertinggal, Solksjaer memasukkan penyerang muda D’Mani Bughail-Mellor pada menit ke-65. Ia menggantikan Tahith Chong, yang selama bermain kurang memberikan kontribusi dalam serangan United.

Meski memegang kendali permainan, hingga peluit babak kedua usai, Manchester United tidak dapat mencetak gol penyama kedudukan ke gawang Astana. Skor akhir 2-1 untuk keunggulan dari tuan rumah.

Walaupun kalah dalam lawatannya ke Kazakhstan, Manchester United tetap menjadi pemuncak klasemen grup L Liga Europa dengan 10 poin. Namun, poisisi tersebut dapat digeser oleh AZ Alkmaar yang berada di posisi kedua dengan 8 poin.

Pada laga ini, pelatih Setan Merah Ole Gunnar Solskjaer menunjuk Jesse Lingard sebagai kapten. Dipercaya untuk mengemban tanggung jawab tersebut, Lingard merasa tersanjung.

Sebab, ia mengaku sudah sejak lama ia ingin menjadi kapten Manchester United. "Saya sudah mengatakan bahwa saya ingin menjadi sosok pemimpin di dalam tim ini. Saya ingin menjadi pemimpin di dalam lapangan tetapi juga di luar lapangan," ujar Lingard dilansir dari laman resmi Manchester United.

Lawan Astana malam nanti, Solksjaer akan menurunkan tim yang berisikan mayoritas pemain muda. Hal itu tentu akan menjadi tantangan tersediri bagi Lingard.

Dari 18 pemain yang dibawa ke Kazakhstan, hanya lima pemain inti yang diboyong oleh Solksjaer, yaitu Lee Grant, Luke Shaw, Axel Tuanzebe, Fosu-Mensah, dan sang kapten Jesse Lingard.

"Ini adalah sebuah kehormatan besar bagi saya (mengemban ban kapten)," ujar Lingard.

Diketahui, Astana akan bersua Manchester United dalam lanjutan pekan ke-5 fase grup L Liga Europa 2019 pada Kamis (28/11) malam. Setan Merah sendiri sudah dipastikan lolos ke babak berikutnya, setelah ketika pada pekan ke-4 berhasil menang dengan skor telak 3-0 atas Partizan.

"Kami telah melakukan yang terbaik untuk lolos setelah empat pertandingan dan itu memberi kami kesempatan untuk memberikan waktu permainan kepada para pemain berpengalaman yang membutuhkannya," ujar Solksjaer.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi