REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Lalu-lintas di Kota Manila dan beberapa kota besar lainnya di Filipina cukup terkenal dengan kemacetannya. Untuk mengurangi kemacetan saat SEA Games 2019, Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah (DILG) mendesak wali kota untuk meliburkan sejumlah sekolah di Metro Manila, Luzon Tengah, dan Luzon Selatan.
Menurut Juru Bicara DILG Jonathan Malaya, seperti dikutip Rappler, Jumat (29/11), Sekretaris Dalam Negeri Eduardo Año mengeluarkan Surat Edaran Memorandum 2019-198, mendesak kepala eksekutif lokal di daerah-daerah yang menjadi tuan rumah SEA Games 2019 untuk menangguhkan kelas pada tanggal dengan kegiatan kompetisi di daerah masing-masing. Penangguhan kelas atau libur sekolah yang disarankan berlangsung dari 2-6 Desember 2019.
Año mengeluarkan surat edaran atas permintaan Panitia Penyelenggara Pertandingan Olahraga Asia Tenggara Filipina (Phisgoc). Ini sebagai langkah untuk meringankan lalu lintas padat yang diantisipasi karena masuknya delegasi dan penonton yang akan berpartisipasi atau menonton SEA Games.
Upacara pembukaan SEA Games ke-30 akan diadakan Sabtu (30/11), di Philippine Arena di Bocaue, Bulacan. Panitia berharap kompetisi akan menjadi demam selama sisa pekan ini dengan 56 cabang olahraga akan dipertandingkan secara bersamaan di tempat yang berbeda.
Malaya menambahkan bahwa walikota dapat mengumumkan libur di sekolah lain dalam yuridiksi mereka jika diperlukan. "Kami telah memberitahukan walikota dengan jadwal kompetisi yang akan berfungsi sebagai dasar mereka dalam menentukan tanggal libur di sekolah-sekolah terpilih," pungkasnya.