Selasa 10 Dec 2019 10:37 WIB

Dua Rekor Prestisius Vietnam Jika Mampu Raih Emas Sepak Bola

Andai menang atas Indonesia, Vietnam bisa mengawinkan dua emas sepak bola.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto
Sejumlah pesepakbola timnas Indonesia U-22 bersitegang dengan pesepak bola timnas Vietnam u-22 pada babak kualifikasi Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Ahad (1/12). Vietnam dan Indonesia akan kembali berhadapan di final sepak bola putra SEA Games 2019, Selasa (10/12).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sejumlah pesepakbola timnas Indonesia U-22 bersitegang dengan pesepak bola timnas Vietnam u-22 pada babak kualifikasi Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Ahad (1/12). Vietnam dan Indonesia akan kembali berhadapan di final sepak bola putra SEA Games 2019, Selasa (10/12).

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Sejumlah sejarah baru berpotensi diciptakan tim nasional (timnas) Vietnam pada SEA Games 2019. Ini dalam konteks cabang olahraga sepak bola.

Beberapa jam lagi, skuat timnas U-22 negara tersebut berlaga di final putra. Armada Naga Api berhadapan dengan Indonesia U-22.

Andai menang, Vietnam bisa mengawinkan dua emas sepak bola. Sebelumnya, tim putri Negeri Paman Ho menjadi yang terbaik.

"Saya punya mimpi, akhir tahun ini kami pulang ke Vietnam sebagai juara sepak bola putra dan putri SEA Games," kata pelatih timnas U-22 putra Vietnam, Park Hang Seo, di Manila, Filipina, Selasa (10/12).

Berikutnya, jika menjadi pemenang malam nanti, itu menjadi emas pertama tim putra pada ajang SEA Games. Prestasi terbaik Vietnam meraih medali perak pada edisi 2003, 2005, dan 2009.

Ini percobaan ke-30. Dalam 29 kesempatan sebelumnya, Vietnam selalu gagal menjadi yang terbaik di SEA Games.

Kendati bukan warga asli Vietnam, Park merasa jatuh hati dengan negara tersebut. Ia paham bagaimana harapan masyarakat padanya. "Kami akan melakukan segalanya untuk juara," ujar arsitek tim 60 tahun ini.

Park menghormati kualitas permainan Indonesia. Ia mengamati skuat Garuda Muda mempunyai kecepatan di sisi sayap. Namun pihaknya telah mengantisipasi hal itu. "Indonesia bagus, seimbang, tapi mereka juga memiliki kelemahan. Kami akan menyerangnya," ujar Park menegaskan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement