Jumat 20 Dec 2019 19:06 WIB

Kurniawan Latih Klub Malaysia Sabah FA

Penunjukan Kurniawan menjadi pelatih Sabah FA dilihat dari akun instagram.

Kurniawan Dwi Yulianto Republika/Yasin Habibi
Foto: Republika/Yasin Habibi
Kurniawan Dwi Yulianto Republika/Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan pemain tim nasional Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto resmi ditunjuk untuk melatih klub Malaysia Sabah FA, Jumat (20/12).

Kepastian tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Kurniawan.

"Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT karena telah memberikan berkah dan kekuatan, pada hari ini secara resmi saya ditunjuk sebagai pelatih kepala Sabah FA," tulis Kurniawan.

"Terima kasih kepada SAFA untuk kesempatan ini dan insya Allah saya akan melakukan yang terbaik untuk tantangan baru bagi saya di Liga Super Malaysia. Mohon doanya semuanya. Jaya selalu untuk Sabah."

Lihat postingan ini di Instagram Alhamdulillah.. All praise to Allah swt for giving me the blessing, the strength, the chance for me as today i am officially appointed as a head coach for Sabah FA. Thank you to SAFA for this opportunity and Insya Allah i will do my very best as this is the new challenge for me in Malaysia Super League.. Mohon doanya semua ???????? “Jaya Selalu Untuk Sabah” ???? by : @ei85tyfive #SabahFa #Tambadau

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kurniawan DY (@kurniawanqana) pada 19 Des 2019 jam 10:01 PST

Sebelum direkrut Sabah, Kurniawan merupakan asisten pelatih tim nasional U-23. Ia turut andil membawa timnas U-23 meraih medali perak pada SEA Games Filipina 2019.

Sabah juga mendatangkan sosok lain asal Indonesia di tim kepelatihan, yakni Sofie Imam. Sofie pernah terlibat di timnas U-19.

Klub berjuluk Tembadau itu merupakan klub promosi dari strata kedua Malaysia, setelah sebelumnya menjadi juara Liga Utama Malaysia. Kurniawan merupakan sosok jebolan program PSSI Primavera, yang sempat mencicipi peruntungan di klub Swiss FC Lucerne.

Setelah itu, Kurniawan merumput di sejumlah klub Indonesia yakni di antaranya Pelita Jaya, PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan Persitara Jakarta Utara. Ia mengakhiri karier sebagai pesepak bola di Persipon Pontianak

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement