REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Chelsea, Frank Lampard tahu risiko apabila melepas Olivier Giroud pada bursa transfer Januari. Stok penyerang Chelsea akan menipis. Praktis hanya tersisa Tammy Abraham dan Michy Batshuayi.
"Ada banyak hal dalam sepak bola dan risiko dalam sebuah skuat, di satu sisi Anda harus menempatkan dua atau tiga pemain terbaik setiap posisi dalam komposisi pemain," kata Lampard seperti dilansir The Independent, Sabtu (11/1).
Lampard mengaku memiliki banyak pemain yang mampu beradaptasi dalam berbagai posisi. Pertimbangan itu yang menjadi pemikiran Lampard soal pemain asal Prancis tersebut.
"Itulah pekerjaan saya, yang saya pikirkan saat ini. Saya harus membuat keputusan," katadnya.
"Saya juga harus memikirkan skuat, semangat skuat, dan sisi pemain dan fans, bagaimana mereka bermain dan berdampak pada banyak strategi," kata dia
"Saya menghormati Ollie (Giroud), dia pemain hebat, itu jadi pertimbangan saya," kata dia
Lampard mengakui merasakan tekanan soal nasib Giroud. "Saya tidak akan mengikuti itu, saya pikir agen Giroud sudah berbicara dengan klub, sebelum itu selesai Giroud masih pemain Chelsea," kata dia.
Kontrak Giroud di Chelsea akan habis musim ini. Mantan pemain Arsenal tersebut lebih banyak bermain sebagai pemain peganti. Kehadiran Tammy Abraham dan Michy Batshuayi membuatnya Giroud tersingkir.