REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester City Josep Guardiola menunjukkan sikap legowo. Ia mulai mengakui kedigdayaan Liverpool dalam persaingan memperebutkan gelar juara Liga Inggris musim 2019/2020.
City yang berada di kursi runner up klasemen sementara tertinggal 16 angka dari Liverpool di singgasana. Liverpool juga masih punya satu laga sisa di genggaman. Untuk itu, ia memasang target baru untuk anak-anak asuhnya.
"Target kami sekarang adalah finis di posisi kedua (Liga Inggris), dan untuk beberapa pertandingan di fase gugur di kompetisi lain, (Liga Champions, Piala FA, Piala Liga Inggris), Anda harus memiliki sesuatu untuk terus berjalan," ujar Guardiola, dikutip dari laman resmi klub, Senin (20/1).
Guardiola meminta Raheem Sterling dan rekan-rekan tetap menunjukkan standar tinggi di sejumlah ajang agar mampu bersaing hingga meraih trofi. Khusus di liga domestik, ia sudah melempar bendera putih. Menurut Pep, sulit bagi timnya mengejar Merseyside Merah.
"Kami harus menerima situasinya. Kami tidak dapat menyangkal, Liverpool sangat luar biasa dalam hal permainan dan hasil," ujar juru taktik asal Katalunya ini. Menurutnya Liverpool tampil lebih efektif daripada City.
Perbedaan poin yang besar dengan Liverpool berdampak pada masa depan Pep. Sang arsitek dirumorkan bakal menjalani enam bulan tersisa di Stadion Etihad. Padahal kerja sama antara eks entrenador Barcelona dengan City berlangsung hingga Juni 2021. Paris Saint-Germain (PSG) dilaporkan siap menampung pelatih 49 tahun itu.