Jumat 31 Jan 2020 00:45 WIB

Bantah Kabar Media, Hamilton: Aku Belum Bicara Kontrak

Kontrak Hamilton dengan Mercedes selesai akhir tahun ini.

Pembalap tim F1 Mercedes Lewis Hamilton
Foto: EPA-EFE/CHRISTIAN BRUNA
Pembalap tim F1 Mercedes Lewis Hamilton

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juara dunia Formula 1 (F1) enam kali Lewis Hamilton mengungkapkan belum membuka pembicaraan soal perpanjangan kontrak dengan Mercedes yang selesai akhir tahun ini, di tengah spekulasi bahwa kedua pihak terkendala soal besaran gaji. Pembalap berusia 35 asal Britania Raya itu membantah spekulasi media lewat unggahan di Instagram yang kemudian ia hapus.

"FYI Toto dan aku belum bicara soal kontrak," kata Hamilton seperti dikutip Reuters. "Belum ada yang dibahas saat ini, surat kabar itu mengarang cerita."

Baca Juga

Media di Italia mengatakan, Hamilton meminta bayaran 60 juta dolar AS atau sekitar Rp 822 miliar per tahun.

Kepala Red Bull Motorsports Helmut Marko, dikutip oleh Autobild, mengatakan, hanya Ferrari yang mau membayar jumlah sebesar itu untuk pembalap.

Ferrari mengatakan tahun lalu bahwa bosnya, John Elkann, telah bertemu dengan Hamilton secara tak formal, yang memicu spekulasi soal kemungkinan pindahnya sang pembalap ke tim asal Italia itu.

Masa depan Hamilton menjadi perhatian setelah Ferrari pada bulan lalu menyatakan komitmennya mengontrak pembalap muda asal Monako Charles Leclerc, sedangkan Red Bull mengamankan Max Verstappen untuk empat tahun ke depan.

Kedua pembalap muda itu dipandang sebagai penerus Hamilton dan perpanjangan kontrak mereka menandai masa depan kedua tim tersebut, sehingga kecil kemungkinan Hamilton pindah dari Mercedes.

Hamilton bergabung dengan Mercedes setelah meninggalkan McLaren pada 2012. Bersama rekan satu tim, Valtteri Bottas, Hamilton pernah mengatakan, pindah dari tim itu akan menjadi keputusan yang tak mudah.

Sementara Mercedes ingin Hamilton tinggal, tapi situasi saat ini diliputi ketidakjelasan soal masa depan Toto Wolff dan komitmen pabrikan asal Jerman itu di ajang balapan jet darat yang telah ia dominasi selama enam tahun terakhir.

Ole Kaellenius, chief executive dari perusahaan induk Daimler, mengatakan pada Rabu (29/1), Mercedes tidak akan meninggalkan F1, menyusul laporan masalah tersebut akan dibahas di rapat dewan direksi selanjutnya.

Mercedes akan meluncurkan mobil baru mereka untuk musim balapan 2020 pada 14 Februari, lima hari sebelum tes pramusim digelar di Barcelona.

Melbourne akan membuka musim balapan tahun ini pada 15 Maret. Hamilton mengejar sejumlah rekor F1 termasuk capaian 91 kemenangan Michael Schumacher dan tujuh gelar juara dunianya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement