Kamis 13 Feb 2020 19:37 WIB

Windy Cantika Ditargetkan Tampil di Olimpiade 2020

Windy diharapkan bisa mendampingi seniornya, Eko Yuli Irawan, yang sudah lolos.

Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah berlatih saat menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Angkat Besi di Mess Kwini, Jakarta, pekan lalu.
Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah berlatih saat menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Angkat Besi di Mess Kwini, Jakarta, pekan lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisyah, ditargetkan tampil di Olimpiade 2020 Tokyo pada Juli mendatang. Windy diharapkan bisa mendampingi seniornya, lifter putra Eko Yuli Irawan.

"Insya Allah kami bisa mengunci tiket (Olimpiade 2020). Kami lihat perkembangannya nanti sampai April. Kalau Windy sudah oke bisa mengunci tiket," ujar pelatih kepala angkat besi Indonesia Dirdja Wihardja, Kamis (13/2).

Harapan itu muncul bukan tanpa alasan, sebab Windy yang merupakan lifter junior itu kerap tampil memukau pada beberapa kejuaraan internasional yang pernah diikutinya. Pada SEA Games 2019 di Filipina, Windy yang turun di kelas 49 kg itu sukses menyumbangkan medali emas untuk tim Merah-Putih dengan total angkatan 190 kg.

Catatan tersebut sekaligus mempertajam rekor dunia remaja atas nama dirinya yang dibukukan di Kejuaraan Dunia Junior dan Remaja Oktober 2019 di Pyongyang, Korea Utara dengan total angkatan 186 kg.

Kendati begitu, prestasi tersebut lantas tak membuatnya aman lolos kualifikasi Olimpiade 2020. Windy masih harus mengikuti beberapa kejuaraan demi mendongkrak poin tampil di Tokyo.

Salah satu event pra-kualifikasi yang diikuti perempuan 17 tahun itu saat ini adalah Kejuaraan Asia Angkat Besi Junior 2020 di Taskhkent, Uzbekistan, pada 13-19 Februari. Pada kejuaraan kualifikasi olimpiade berkategori gold itu, Windy ditargetkan dapat menyamai hasil pada SEA Games 2019.

"Karena di SEA Games 2019 kategorinya silver, yang artinya total angkatan 190 kg nilainya 840 poin. Di sini (Uzbekistan) kategorinya gold, nilainya sama, berarti dapat 880 poin," kata Dirdja.

Adapun kesempatan lain untuk Windy mendongkrak poin, kata Dirdja, adalah beberapa kejuaraan regional di Amerika Serikat yang berlangsung Maret-April.

Saat ini, Windy masih berada di peringkat ketujuh dunia. Ia setidaknya harus tembus delapan besar serta tampil konsisten di berbagai kejuaraan demi mendampingi Eko di Olimpiade 2020.

Sementara Eko yang kini berada di peringkat kedua sudah memastikan tiket tampil di Tokyo setelah berhasil meraih medali emas pada kejuaraan angkat besi Fajr Cup 2020 di Rasht, Iran, awal Februari lalu.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement