Ahad 16 Feb 2020 18:59 WIB

Ini Respon Ginting dan Minions Usai Jaya di Beregu Asia

Usai bekuk Malaysia, kali ketiga secara beruntun sektor putra Indonesia meraih juara.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan rekannya Marcus Fernaldi Gideon berselebrasi usai menekuk lawannya asal Malaysia Aaron Chia dan Soh Wooi Yik dalam pertandingan babak final Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020 di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, Ahad (16/2).
Foto: Antara/Humas PBSI
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan rekannya Marcus Fernaldi Gideon berselebrasi usai menekuk lawannya asal Malaysia Aaron Chia dan Soh Wooi Yik dalam pertandingan babak final Badminton Asia Team Championships (BATC) 2020 di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, Ahad (16/2).

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Pebulu tangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, tampil impresif pada final Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020. Di sektor putra, skuat Garuda berhadapan dengan Malaysia di Kompleks Olahraga Rizal Memorial Manila, Filipina, Ahad (16/2) petang WIB.

Tampil di partai pertama, tunggal putra merah-putih ini menumbangkan wakil Harimau Malaya, Lee Zii Jia, dua gim langsung, 22-20, 21-16. Laga ketat tersaji.

Baca Juga

Pada akhirnya ketenangan Ginting berbuah hasil positif. Ia bersyukur atas kemenangan ini. Terutama ketika kondisi fisiknya tidak mengalami cedera.

"Saya senang bisa sumbang satu poin. Dalam pertandingan beregu, satu poin sangat berharga," kata Ginting dikutip dari situs resmi PBSI.

Pada partai kedua, pertarungan terjadi di nomor ganda putra. Indonesia diwakili Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Sementara Malaysia mengirimkan Aaron Chia/Soh Wooi.

Marcus/Kevin membuat skuat merah-putih unggul 2-0. Pasangan nomor satu dunia itu mengalahkan Chia/Soh melalui straight set, 22-20, 21-16. Sama persis dengan angka kemenangan Ginting.

Kendati menang, the Minions mengaku kubu lawan benar-benar menyulitkan sejak gim pertama. Kevin merasa sering membuat pukulan tanggung. Untunglah ia masih bisa meraih kemenangan.

 

"Di gim kedua, kami lebih enak feeling-nya, sudah lebih ketemu cara mainnya," ujar Marcus menambahkan.

Sayang sekali pada partai ketiga, Jonathan Christie mengalami kekalahan. Menghadapi Cheam June Wei yang peringkatnya di luar 50 besar dunia, Jojo kesulitan.

Tunggal putra berusia 22 tahun itu takluk setelah melakoni rubber set, 16-21, 21-17, dan 22-24. Otomatis pertandingan berlangsung ke partai keempat.

Kali ini mempertemukan ganda putra Muhammad Ahsan/Fajar Alfian versus Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. Ahsan/Fajar tampil impresif di laga ini. Pasangan yang baru dicoba itu unggul dua gim langsung 21-18, 21-17. Ketiga kalinya secara beruntun awak Garuda di nomor putra menjadi yang terbaik di kompetisi ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement