REPUBLIKA.CO.ID, FERRARA -- Pelatih SPAL, Luigi di Biagio, mengakui, di atas kertas, timnya bakal kesulitan untuk bisa memetik kemenangan atas Juventus di laga pada giornata ke-25 Serie A, Ahad (23/2) dini hari WIB. Namun, di dunia sepak bola, tidak ada yang tidak mungkin, begitu pula dengan kemungkinan buat SPAL mengejutkan Si Nyonya Tua dalam laga yang digelar di Stadion Paolo Mazza tersebut.
Demi bisa memberikan kejutan tersebut, Di Biagio meminta anak-anak asuhnya untuk tampil sesempurna mungkin sembari memanfaatkan kesalahan sekecil apapun yang dilakukan pemucak klasemen sementara Serie A tersebut di laga itu.
''Kami harus tampil dengan permainan sempurna dan menunggu mereka melakukan kesalahan. Di atas kertas, laga ini akan sangat sulit kami menangkan. Namun, di olahraga ini, kejutan bisa terjadi kapan saja. Tim manapun bisa mendapatkan poin dari tim manampun,'' tutur Di Biagio seperti dikutip Football Italia, Sabtu (22/2).
Pada musim ini, SPAL memang tampil begitu mengecewakan. Hanya mampu memetik 15 poin dari 24 laga, tim asal Ferrara tersebut terpuruk di dasar klasemen sementara. Di Biagio pun akhirnya ditunjuk manajemen klub untuk menggantikan Leonardo Semplici di kursi pelatih SPAL.
Eks pelatih timnas Italia U-21 itu diharapkan bisa mengangkat performa Gli Spalini di sisa Serie A musim ini atau setidaknya membawa SPAL bertahan di pentas Serie A.
Meski di laga debutnya sebagai pelatih SPAL, Di Biagio gagal mempersembahkan kemenangan, tepatnya kala dibekuk Lecce, 1-2, akhir pekan lalu, tapi eks penggawa Inter Milan itu mengaku mulai ada peningkatan performa dari anak-anak asuhnya.
''Saya terus melihat ada perkembangan positif dari tim ini. Namun, kami harus bisa terus fokus selama 90 menit laga. Demi bisa bertahan di kompetisi ini, kami harus segera mungkin meraih kemenangan. Kami tidak memiliki pilihan lain dan mesti fokus pada upaya kami untuk bangkit,'' kata Di Biagio.