Senin 22 Jun 2020 08:49 WIB

Ranieri Kecewa Sampdoria Kalah dari Inter Milan

Claudio Ranieri juga menyesali taktiknya dalam pertandingan tersebut.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto
Pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri.
Foto: EPA-EFE/SIMONE ARVEDA
Pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pelatih Sampdoria, Claudio Ranieri, kecewa dengan kekalahan timnya 1-2 dari tuan rumah Inter Milan pada pertandingan ulang pekan ke-25 Serie A Italia, di Giuseppe Meazza, Senin (22/6) dini hari WIB. Ranieri juga menyesali taktiknya dalam pertandingan tersebut.

Sampdoria tampaknya akan dibantai habis-habisan oleh Inter ketika tim tuan rumah unggul 2-0 dalam 32 menit di babak pertama. Namun usai turun minum semua berubah dan Sampdoria menciptakan beberapa peluang penting.

"Kami membantu Inter memiliki awal yang kuat, karena kami penakut, takut-takut, lambat untuk menekan dan melakukannya dengan buruk," kata Ranieri kepada Sky Sport Italia, dilansir dari Football Italia, Senin.

Namun pada babak kedua, Ranieri mengklaim timnya menunjukkan beberapa karakter permainannya. Anak asuhnya mencoba melawan dan membalikkan dominasi permainan. Ia mengakui Sampdoria bermain buruk pada babak pertama.

Ketika timnya masih tertinggal, Ranieri terus meminta anak asuhnya memberikan segalanya mengejar ketertinggalan. Ia mendorong pemainnya untuk bermain lebih percaya diri.

“Wasit sangat memahami menjelang akhir, karena saya terlalu panas, tetapi dia membiarkannya pergi. Ketika saya tiba, kami berada di bawah meja, jadi bukan seolah-olah kami khawatir, kami baru tahu sejak awal kami harus bertarung,” jelas Ranieri.

Salah satu bukti Ranieri ingin menyerang Inter yaitu dengan hanya memasang tiga bek. Meski demikian, mantan pelatih Leicester City itu menyesal telah melakukan itu. Ia tak menampik itu berpengaruh negatif kepada tim.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi