Rabu 23 Sep 2020 20:22 WIB

Joan Mir Terus Tebar Ancaman Jelang GP Katalunya

Joan Mir menjadi pembalap paling konsisten di kelas premier MotoGP tahun ini.

Pembalap Suzuki Ecstar di MotoGP, Joan Mir.
Foto: EPA-EFE/AHMAD YUSNI
Pembalap Suzuki Ecstar di MotoGP, Joan Mir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Enam pembalap berbeda telah naik podium teratas di tujuh balapan MotoGP musim ini. MotoGP pun menjadi persaingan paling ketat dan penuh kejutan dalam perebutan gelar juara dunia.

Namun, dengan finis tiga podium dari empat balapan terakhir, Joan Mir menjadi pembalap paling konsisten di kelas premier tahun ini. Sehingga, mengantarkan dirinya ke peringkat empat klasemen, terpaut hanya empat poin dari pemuncak klasemen, Andrea Dovizioso.

Pada empat balapan terakhir, pembalap yang menjalani tahun keduanya di MotoGP bersama tim Suzuki Ecstar itu mengklaim poin paling banyak dari para rivalnya. Ia total meraih 69 poin dibandingkan 53 yang didapat Dovi, 41 milik Maverick Vinales, dan 24 milik Fabio Quartararo.

Sempat gagal finis di GP Spanyol dan Republik Ceska, pembalap asal Spanyol itu menemukan performanya tahun ini di sirkuit yang karakteristiknya kurang cocok dengan motor GSX-RR, seperti Red Bull Ring dan Misano.

Tanpa insiden terjatuhnya Vinales di GP Styria, Mir bisa saja meraih kemenangan MotoGP perdanannya. Akan tetapi, finis P2 dan P4 di Red Bull Ring, membuktikan dirinya sebagai penantang serius yang ia tegaskan lagi di Misano dengan mencuri dua finis podium di sana.

Mir tanpa kesulitan menemukan ritme dengan motornya ketika tampil pada Ahad (20/9), meski kecepatannya kualifikasi masih butuh perbaikan.

"Saya harus memperbaiki hasil kualifikasi, dan itu hal yang sedang kami lakukan, tapi saya lega bisa bertarung untuk podium kendati start dari posisi ke-11," kata Mir seperti dikutip laman resmi tim, Rabu (23/9). "Saya hanya mencoba memperpendek jarak dan tetap fokus, dan itu membuahkan hasil. Saya sangat senang dan berharap bisa menikmati hasil yang bagus lagi akhir pekan selanjutnya di Barcelona."

Mir dan Suzuki berharap tren positif itu berlanjut di GP Katalunya akhir pekan ini. Ia mendapat hasil terbaik keduanya musim lalu dengan finis P6, sedangkan rekan satu timnya, Alex Rins di P4. Menurut pembalap bernomor 36 itu, Sirkuit Katalunya seharusnya lebih cocok dengan motor Suzuki daripada Red Bull Ring dan Misano.

Lupakan siapa saja yang telah menang grand prix, karena di musim balapan yang padat dan terdampak krisis kesehatan global tahun ini, konsistensi menjadi salah satu faktor utama yang bisa mengantarkan seorang pembalap menjadi juara dunia. Jika Mir bisa membuat kejutan lagi di Montmelo, bukan tidak mungkin ia menjadi pemuncak baru di klasemen pengujung rangkaian tiga balapan beruntun kali ini.

sumber : Antara
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi