Senin 12 Oct 2020 09:12 WIB

Italia Ditahan Imbang, Mancini Salahkan Kondisi Lapangan

Di depan 10 Ribu suporter, skor berakhir imbang 0-0.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Pemain Polandia Kamil Jozwiak (putih) merebut bola dari penggawa timnas Italia Alessandro Florenzi dalam pertandingan UEFA Nations League, Senin (12/10) dini hari WIB. Polandia menahan imbang Italia 0-0.
Foto: EPA-EFE/Adam Warzawa
Pemain Polandia Kamil Jozwiak (putih) merebut bola dari penggawa timnas Italia Alessandro Florenzi dalam pertandingan UEFA Nations League, Senin (12/10) dini hari WIB. Polandia menahan imbang Italia 0-0.

REPUBLIKA.CO.ID, GDANSK -- Italia gagal meraih poin penuh pada matchday ketiga Grup 1 Liga A UEFA Nations League. Gli Azzurri baru saja bermain imbang 0-0 dengan tuan rumah Polandia, di PGE Arena Gdansk, Senin (12/10) dini hari WIB.

Pelatih kubu tamu, Roberto Mancini menilai anak asuhnya seharusnya bisa langsung unggul dalam 45 menit awal. Namun, Andrea Belotti dan rekan-rekan kurang efektif dalam memanfaatkan peluang.

"Kami memiliki banyak peluang, terutama pada babak pertama, dan saya pikir kami dihukum oleh keadaan lapangan yang mengerikan," kata Mancini kepada RAI Sport, dikutip dari Football Italia.

Ia menegaskan, pernyataannya seputar lapangan, bukanlah sebuah alibi. Ia hanya menyampaikan apa yang terjadi. Kualitas permainan Italia, tak sepenuhnya terlihat.

"Kondisi lapangan buruk. Itu menghukum pemain dengan banyak kualitas, karena bola memantul tidak teratur," ujar Mancini.

Ia menginstruksikan timnya menyerang hingga menit terakhir.

Kendati mendulang banyak kans, tak jua berbuah gol. Kubu tuan rumah sempat merepotkan. Beberapa kali penetrasi Robert Lewandowski cs membuat para pemain bertahan Gli Azzurri kewalahan.

Ada 10 ribu penonton yang hadir di stadion. Mancini bersyukur akan hal itu. "Sangat menyenangkan bisa bermain di depan penonton lagi," ujarnya. Hasil ini membuat Italia tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan terakhir. Hitungannya dari berbagai kompetisi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement