Senin 30 Nov 2020 13:58 WIB

Mike Tyson Mengaku Hisap Ganja Sebelum Duel Vs Roy Jones

Badan Antidoping Dunia tidak memasukkan ganja sebagai barang terlarang.

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto
 Mike Tyson berpose di ruang ganti usai pertarungannya melawan Roy Jones Jr. di Staples Center di Los Angeles, California, AS, 28 November 2020.
Foto: EPA-EFE/JOE SCARNICI
Mike Tyson berpose di ruang ganti usai pertarungannya melawan Roy Jones Jr. di Staples Center di Los Angeles, California, AS, 28 November 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Legenda tinju kelas berat dunia, Mike Tyson, mengaku menghisap ganja sebelum bertarung dengan Roy Jones Jr, Ahad (29/11) kemarin. Pertandingan ekshibisi itu berakhir imbang tanpa pemenang.

Badan Antidoping Dunia tidak memasukkan ganja sebagai barang terlarang. Tyson mengakui dirinya menggunakan itu untuk menopangnya dalam bertanding.

"Tentu saya melakukannya," kata Tyson seperti dikutip dari Marca, Senin (30/11).

Tyson membantah ganja membuatnya mudah kena pukul. Sebaliknya, ia merasa lebih gampang mendaratkan jab ke arah lawan. Statistik pertandingan juga membuktikan hal demikian karena pria berusia 54 tahun itu mencatat 67 pukulan, sementara lawannya membukukan 37 pukulan.

"Saya adalah pemakai. Saya melakukannya setiap hari dan tidak pernah berhenti," jelas Tyson. "Ini tidak membawa dampak buruk pada saya. Memang membuat saya mati rasa, tapi tidak kebal terhadap pukulan."  

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement