Jumat 25 Dec 2020 14:49 WIB

Solskjaer Masih Enggan Bicarakan Persaingan Titel Juara EPL

MU berkemungkinan melesat ke peringkat pertama.

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Gilang Akbar Prambadi
 Reaksi Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer setelah Tottenham mencetak gol keenam mereka selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Tottenham Hotspur di Old Trafford di Manchester, Inggris, Minggu, 4 Oktober 2020.
Foto: Pool AFP
Reaksi Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer setelah Tottenham mencetak gol keenam mereka selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Tottenham Hotspur di Old Trafford di Manchester, Inggris, Minggu, 4 Oktober 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, Solskjaer Masih Enggan Bicarakan Persaingan Titel Juara EPL

 

 

 

MANCHESTER -- Pelatih Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer masih enggan membicarakan persaingan titel juara Liga Primer Inggris (EPL) musim 2020/21. 

MU saat ini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dengan 26 poin plus satu tabungan pertandingan. Mereka akan menghadapi ujian berat melawan Leicester City, Sabtu (26/12) malam WIB. 

MU berkemungkinan melesat ke peringkat pertama jika mampu mengalahkan Leicester dan memenangkan laga yang masih mereka tabung. Kendati demikian, Solskjaer masih ingin fokus meraih kemenangan satu per satu. 

"Memang ada teriakan juara di sekitar kami. Tapi yang paling penting adalah bagaimana membuat tim ini berkembang dan memenangkan laga. Hanya itu satu-satunya cara untuk bisa bersaing hingga akhir musim," kata Solskjaer seperti dilansir Sky Sports, Jumat (25/12). 

MU masih mengantongi rekor tujuh pertandingan tidak terkalahkan di Liga Primer Inggris. Jika mampu konsisten hingga akhir musim, maka bukan tak mungkin skuad Setan Merah akan merengkuh gelar juara yang terakhir kali mereka rebut pada 2013 lalu. 

"Bukan (titel juara) itu yang akan kami bicarakan. Satu-satunya topik yang akan kami fokuskan adalah berkembang setiap hari dan cara menghadapi berbagai situasi. Saat ini kami mendapat pujian, tapi harus ada pelajaran lain yang perlu kami ambil," ujar Solskjaer. 

Jelang laga kontra Leicester, MU di bawah kendali Solskjaer memiliki rekor apik. Pertemuan terakhir mereka berakhir 2-0 untuk kemenangan MU sekaligus memastikan langkah Bruno Fernandes dan kawan-kawan ke Liga Champions musim ini. 

Meski demikian, Solskjaer menilai pertandingan melawan Leicester merupakan laga sengit karena skuad The Foxes sudah jauh berkembang dalam beberapa tahun terakhir. 

"Ini adalah ujian berat bagi kami ketika datang ke stadion mereka di musim sebelumnya. Untungnya kami berhasil melewati tantangan itu," kata Solskjaer.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement