Sabtu 30 Jan 2021 09:59 WIB

Rivaldo: Barcelona Salah tak Segera Jual Lionel Messi

Barcelona seharusnya meniru Real Madrid yang sukses menjual Cristiano Ronaldo.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto
Pemain bintang Barcelona, Lionel Messi.
Foto: AP/Miguel Morenatti
Pemain bintang Barcelona, Lionel Messi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Legenda Barcelona, Rivaldo mengatakan, Barcelona melakukan kesalahan dengan tidak segera menjual Lionel Messi. Kepastian tentang masa depan Messi masih santer dibicarakan mengingat periode kontraknya di Barcelona akan segera habis musim panas nanti.

"Dewan sebelumnya membuat kesalahan dengan tidak menjual Messi saat dia masih terikat kontrak," kata Rivaldo dikutip dari Marca, Sabtu (30/1).

Rivaldo menilai Barca bisa saja melakukan sesuatu yang mirip dengan apa yang dilakukan Real Madrid terhadap Cristiano Ronaldo. Madrid menjual Ronaldo ke Juventus dan menghasilkan sekitar 100 juta euro.

"Sangat menyakitkan melihat bagaimana seorang pemain yang sangat bertalenta akan meninggalkan Barcelona dengan gratis pada saat klub mengalami begitu banyak masalah keuangan. Bagi saya, kepergian Messi tidak bisa dihindari," ujar Rivaldo.

Utang Barcelona kini menjadi 1,173 miliar euro. Ini membuat klub berada dalam situasi fiskal berbahaya, dengan beberapa ancaman kebangkrutan. Meskipun Rivaldo percaya ada aset yang bisa dijual dalam skuad Barca.

"Dengan kepergian (Philippe) Coutinho, Barcelona dapat menggunakan (Ousmane) Dembele dan (Antoine) Griezmann, yang membantu menjamin masa depan," jelas pria asal Brasil ini.

Selain itu, kata Rivaldo, Coutinho memiliki reputasi yang baik di Inggris, sementara hal-hal lain tidak berjalan baik untuk Coutinho di Spanyol.

"Saya senang melihat Riqui Puig lebih menonjol, anak laki-laki itu menunjukkan nilainya. Ia memiliki kepribadian yang hebat. Ia mengingatkan saya pada Xavi (Hernandez) muda, yang muncul ketika saya menjadi bagian dari skuad," pungkas Rivaldo.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement