Rabu 03 Feb 2021 18:40 WIB

Pengurus Cabor Harap Atlet Panah Segera Divaksin

Pelatnas panahan terus dilaksanakan untuk mengejar tambahan tiket olimpiade.

Rep: Fitrianto/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 Sinovac.
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 Sinovac.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua umum Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (PP Perpani) Alman Hudri berharap atlet panahan Indonesia segera disuntik vaksin Covid-19.

"Kami berharap  dapat disegerakan, agar para atlet dan pelatih dapat betul-betul terjaga dari terpapar virus Covid-19," kata Alman Hudri ketika dihubungi republika.co.id, Rabu (3/2).

Meski dalam masa pandemi, kata dia, Pelatnas panahan terus dilaksanakan yakni di Jakarta. Ia mengatakan, panahan masih akan terus berjuang menambah kuota yang lolos ke olimpiade. Saat ini panahan sudah meloloskan dua nomor ke olimpiade 2020 yakni recurve perorangan putra dan putri.

Peluang untuk menambah kuota masih terbuka. Menurut Alman, Perpani akan mengirimkan atlet terbaik ke ajang kualifikasi olimpiade. Adapun agenda terdekat adalah perebutan tiket olimpiade di Paris, Prancis Juni 2021

Kemenpora sebelumnya telah mengusulkan 1.500 nama, termasuk atlet, pelatih, dan ofisial dari 17 cabang olahraga serta National Paralympic Committee (NPC) agar mendapat prioritas vaksinasi Covid-19 dari pemerintah.

Baca juga : Jokowi Ingin Vaksinasi Covid Dipercepat

Adapun 17 federasi tersebut adalah PBSI (bulu tangkis), PABBSI (angkat besi), Perpani (panahan), PRSI (renang), IPSI (pencak silat), Pelti (tenis), FORKI (karate), TI (taekwondo), PJSI (judo), PBWI (wushu), PBVSI (voli), Perbakin (menembak), Persani (senam), Percasi (catur), PODSI (dayung), PBI (boling) dan PSOI (selancar ombak).

Hingga saat ini, Kemenpora masih menunggu respons dari Kemenkes terkait jadwal vaksinasi atlet.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement