Kamis 04 Feb 2021 13:20 WIB

Pengurus Voli Harap Ada Vaksinasi Sebelum Kompetisi

Namun, berat jika menggelar kompetisi tanpa penonton.

Rep: Fitrianto/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Jakarta Pertamina Ungguli Jakarta BNI 46. Pemain Jakarta Pertamina Energi Devega menlakukan smash ke Jakarta BNI 46 pada lanjutan Proliga 2020 putri di GOR UNY, Yogyakarta, Jumat (13/3).
Foto: Republika/Wihdan
Jakarta Pertamina Ungguli Jakarta BNI 46. Pemain Jakarta Pertamina Energi Devega menlakukan smash ke Jakarta BNI 46 pada lanjutan Proliga 2020 putri di GOR UNY, Yogyakarta, Jumat (13/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Bidang Kompetisi Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Hanny Surkatty berharap stakeholder olahraga yang akan terlibat baik dalam kompetisi maupun pelatnas divaksin seluruhnya. Hanny memberikan saran agar kompetisi olahraga bisa bergulir. 

Menurut dia, selain protokol kesehatan ketat, para pihak yang terkait penyelenggaraan kompetisi, mulai pemain, wasit, hingga panitia di lapangan perlu divaksin agar lebih meminimalisasi timbulnya klaster baru Covid-19.

"Untuk memberikan ketenangan agar tidak terpapar virus Covid-19. Saya mengusulkan semua yang akan terlibat dalam kompetisi olahraga semuanya sudah divaksin terlebih dahulu," kata dia dalam webinar yang digelar, Rabu (3/2).

Direktur Kompetisi Proliga ini menilai, untuk voli, agak sulit menggelar kompetisi benar-benar tanpa penonton dan dengan waktu yang diperpendek. Sebab, ini berkiatan dengan sponsor.

"Sponsor ada pengurangan (nilai) tanpa penonton. Padahal menerapkan protokol kesehatan tanpa penonton juga membuat biaya penyelenggaraan kompetisi semakin membesar. Saya mohon pihak Menpora dan Komisi X DPR RI untuk menjembatani pihak sponsor karena ini juga perlu diperhatikan. Tanpa adanya sponsor, kompetisi tak bisa jalan mau protokol sebagus apa pun," kata dia.

Baca juga : Beredar Daftar Tarif Tilang Terbaru dari Polri, Ini Faktanya

PBVSI merencanakan setelah lebaran baru akan berkegiatan. Namun, dengan lebih dulu melihat situasi dan kondisi terkini di Tanah Air.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement