Rabu 10 Feb 2021 01:38 WIB

Survei: Warga Jepang Masih Menentang Olimpiade Tokyo

Warga menentang penyelenggaraan olimpiade pada saat pandemi Covid-19 masih mengganas.

 Seorang pria berjalan melewati papan iklan Olimpiade Tokyo di Tokyo, Jepang, 27 Januari 2021. Komite Olimpiade Internasional akan mengadakan pertemuan Dewan Eksekutif mengenai Olimpiade Tokyo yang dijadwalkan ulang untuk dibuka pada 23 Juli 2021.
Foto: EPA-EFE/FRANCK ROBICHON
Seorang pria berjalan melewati papan iklan Olimpiade Tokyo di Tokyo, Jepang, 27 Januari 2021. Komite Olimpiade Internasional akan mengadakan pertemuan Dewan Eksekutif mengenai Olimpiade Tokyo yang dijadwalkan ulang untuk dibuka pada 23 Juli 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan media lokal, diketahui mayoritas warga Jepang tetap menentang penyelenggaraan Olimpiade Tokyo pada saat pandemi Covid-19 masih mengganas. Laporan Reuters pada Selasa (9/2) yang mengutip hasil jajak pendapat Yomiuri Shinbun, 61 persen responden gabungan menginginkan olimpiade ditunda atau dibatalkan sama sekali.

Namun persentase individu yang tidak setuju mengalami penurunan secara signifikan dari jajak sebelumnya sebesar 20 persen. Pada jajak pendapat sebelumnya, ketidaksetujuan pelaksanaan olimpiade mencapai 80 persen.

Hanya 36 persen dari publik yang mendukung penyelenggaraan Olimpiade Tokyo musim panas ini. Sebanyak 28 persen tidak ingin ada penonton, sementara sisanya delapan persen tetap mendukung adanya penonton.

Olimpiade Tokyo ditunda tahun lalu karena pandemi Covid-19 dan dijadwalkan ulang untuk berlangsung tahun ini mulai 23 Juli. Sekitar 56 persen responden memperkirakan pandemi virus corona tetap tidak berubah di musim panas. Sementara 37 persen mengantisipasi perbaikan dan tiga persen melihatnya semakin buruk.

Sekitar 70 persen percaya vaksinasi akan membantu menyelesaikan situasi, melebihi mereka yang tidak melihat pembatasan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement