Kamis 04 Mar 2021 21:25 WIB

Jakarta Siap Menuju Tuan Rumah FIBA Asia Cup dan World Cup

Anies telah mengadakan pertemuan dengan ET dan Sekjen Perbasi.

Rep: Flori Sidebang/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Timnas basket putra Indonesia.
Foto: Istimewa
Timnas basket putra Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima kunjungan dari Menteri BUMN Erick Thohir dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) Nirmala Dewi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/3). Anies mengungkapkan, dalam pertemuan itu membahas mengenai perhelatan kejuaraan FIBA Asia Cup 2021 dan FIBA World Cup 2023 yang bakal digelar di Ibu Kota.

"Tadi kami di Pemprov bertemu dengan Pak Erick Thohir dan Sekjen Perbasi terkait dengan rencana kejuaraan dunia tahun 2023 di Jakarta dan kejuaraan basket Asia tahun 21 di sekitar bulan Agustus-September. Tadi kita membahas soal itu," kata Anies usai pertemuan itu, Kamis. 

Anies menuturkan, melalui pertemuan tersebut, Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh terhadap gelaran kejuaraan olahraga berskala internasional itu. Ia pun berharap agar semua persiapan dapat berjalan dengan lancar.

“Kami di Jakarta bersyukur, bangga dan kita akan dukung semua kegiatan, persiapannya supaya bisa lancar dan sukses,” tutur Anies.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen Perbasi Nirmala Dewi mengatakan, pihaknya bakal segera mempersiapkan keperluan perlombaan usai mendapatkan 'lampu hijau' dari Pemprov DKI Jakarta.

"Tadi di dalam kita sudah dapat dukungan beliau untuk pembangunan venue FIBA world cup 2023, khususnya mengenai perizinan. Alhamdulillah, pak gubernur akan mendukung kita dan secara teknis kami akan membahas dengan tim dari pak gubernur," jelas Nirmala.

Dia menyebut, arena perlombaan rencananya akan dilakukan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Sementara itu, jelasnya, khusus untuk FIBA World Cup 2023, persiapan pembangunan venue ditargetkan selama 16 bulan.

"Venue kita siapkan di GBK, kita akan bangun. Tentu sekarang lagi musim multifungsi. Jadi lahan parkir yang sekarang juga tetap kita manfaatkan, kita bangun lahan parkir baru lagi di situ. Tidak hanya untuk basket, tetapi juga bisa untuk kegiatan lain," ungkapnya.

"Timeline-nya FIBA World Cup 2023, butuh waktu sekitar 16 bulan, sehingga secepatnya tentu kita akan berdiskusi dengan kementerian PUPR dalam membangun," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement