REPUBLIKA.CO.ID, SOUTHAMPTON -- Tottenham Hotspur bakal menemui jalan terjal untuk bisa memboyong Danny Ings dari Southampton pada jendela transfer musim panas kali ini.
Pasalnya, The Saints dilaporkan kapok dan enggan kembali bekerjasama dengan Spurs menyusul kepindahan Pierre-Emilie Hojbjerg pada awal musim lalu. Kabarnya, The Saints masih kecewa dengan pendekatan yang dilakukan oleh Spurs saat berupaya memboyong Hojbjerg.
Manajemen Spurs disebut-sebut mempengaruhi gelandang asal Denmark itu agar mendesak manajemen The Saints untuk melepas dirinya ke Spurs. The Saints menilai, cara yang ditempuh Spurs ini tidak etis.
''Itu menjadi pengalaman yang buruk buat The Saints. Hubungan kedua klub pun semakin memburuk akibat pengalaman tersebut.”
“Buat The Saints, Spurs menjadi opsi terakhir diantara kontestan Liga Primer Inggris yang ingin mereka ajak bekerjasama. Karena itu, Southampton tidak tertarik untuk melepas Ings,'' tulis laporan Evening Standard, Jumat (16/7).
The Saints siap menolak tawaran dari Spurs meski kontrak Ings tinggal tersisa satu tahun lagi. Artinya, The Saints lebih rela melihat striker berusia 28 tahun itu hijrah sebagai free transfer pada 2022 mendatang, ketimbang menerima gelontoran dana transfer dari Spurs untuk memboyong Ings pada bursa transfer musim panas kali ini.
Sebelumnya, Ings memang menolak tawaran perpanjangan kontrak berdurasi selama empat tahun dari manajemen The Saints. Imbasnya, rumor kepergian eks striker Liverpool dari Southampton pada bursa transfer musim panas kali ini pun terus bermunculan.
Salah satu yang paling santer adalah ketertarikan Spurs terhadap Ings. Spurs berharap bisa merekrut Ings guna memperkaya opsi di lini serang pada musim depan. Tidak hanya sebagai pelapis Harry Kane, Ings juga diplot sebagai tandem stiker asal Inggris tersebut.
Hal ini tidak terlepas dari rencana pelatih anyar Spurs, Nuno Espirito Santo untuk mengubah gaya permainan Spurs pada musim depan. Selama ini, Spus dikenal mengandalkan Harry Kane sebagai penyerang tunggal.
Namun, Espirito Santo berencana untuk mengubah gaya tersebut dengan menurunkan dua penyerang sekaligus di ujung serangan Spurs pada musim depan. Ings, yang mengemas 13 gol dan empat assist di pentas Liga Primer Inggris musim ini, dinilai sebagai pemain yang ideal untuk menemani Kane.