Ahad 08 Aug 2021 15:44 WIB

Kuba Tegaskan Status Raja Tinju Olimpiade 2020

Kuba mengoleksi empat keping medali emas cabor tinju.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Andy Cruz seusai memenangkan pertandingan final tinju putra kelas lightweight di Olimpiade Tokyo 2020, yang berlangsung di Kokugikan Arena, Ahad (8/8) siang WIB tadi.
Foto: EPA-EFE/VALDRIN XHEMAJ
Andy Cruz seusai memenangkan pertandingan final tinju putra kelas lightweight di Olimpiade Tokyo 2020, yang berlangsung di Kokugikan Arena, Ahad (8/8) siang WIB tadi.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Petinju Amerika Serikat (AS), Keyshawn Davis harus mengakui ketangguhan petinju berbakat asal Kuba, Andy Cruz dalam pertandingan final tinju putra kelas lightweight di Olimpiade Tokyo 2020, yang berlangsung di Kokugikan Arena, Ahad (8/8) siang WIB tadi.

Petinju asal Norfolk, Virginia kalah dari Andy Cruz dengan skor telak 1-4. Alhasil, Keyshawn Davis harus puas mengalungkan medali perak dalam hajatan olahraga multicabang tahun ini.

Ronde pertama kedua petinju tampil hati-hati dengan saling membaca strategi permainan. Namun, Cruz mencoba mendesak lawannya dengan melayangkan empat dari lima pukulan tepat.

Davis, bertarung dengan lebih mendesak, mengubah ronde kedua menjadi lebih banyak perkelahian terbuka, memaksa Cruz untuk bertahan.

Pada ronde ketiga Davis tampil terlalu pasif selama beberapa menit pertama, yang memungkinkan Cruz mengambil kendali. Davis mengambil langkahnya di menit terakhir ronde tetapi sudah terlambat.

Alhasil Cruz memenangkan final dengan nilai 29-28, 29-28, 29-28, 29-28, dan 28-29, yang memberikan Kuba medali emas keempat di Olimpiade Tokyo 2020.

Ini jadi emas tinju keempat bagi kontingen Kuba di Olimpiade 2020. Total, mereka meraup lima medali. Satu medali lainnya adalah perunggu. Empat emas yang mereka raih menempatkan Kuba jadi yang terbaik di cabor tinju Olimpiade 2020.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement