Ahad 05 Sep 2021 20:36 WIB

Lawan 10 Pemain Arema, PSM Hanya Imbang 1-1

Arema FC harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-4

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Akbar
Kiper Arema FC Adilson Maringa (kiri) mencoba menghalau tendangan pesepakbola PSM Makassar Sutanto Tan (kanan) dalam lanjutan laga Liga 1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (5/9/2021).
Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Kiper Arema FC Adilson Maringa (kiri) mencoba menghalau tendangan pesepakbola PSM Makassar Sutanto Tan (kanan) dalam lanjutan laga Liga 1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (5/9/2021).

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG -- PSM Makassar gagal memanfaatkan keunggulan pemain untuk meraih kemenangan ketika melawan Arema FC dalam pertandingan Liga 1, di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor Jawa Barat, Ahad (5/9) malam WIB. PSM hanya bermain imbang 1-1.

Arema FC harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-4 karena Jayus Hariono diganjar kartu merah karena berkelahi. PSM memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan menaikkan tempo permainan dan menekan pertahanan Singo Edan.

PSM terus mencari celah untuk membobol gawang Arema dari berbagai sisi. Anco Jansen, Ilhamudin Armain dan Wilham Pluim menjadi momok bagi pertahanan Arema. Mereka bergantian mengancam pertahanan Arema.

Pada menit ke-10, Jansen mendapatkan peluang emas melalui tendangan bebas. Sepakannya terukur namun kiper Arema Adilson Maringa berhasil menepisnya. Johan Ahmad Farisi dan kawan-kawan mengandalkan serangan balik untuk menciptakan peluang.

Keberuntungan pun didapatkan Arema ketika kiper PSM melakukan pelanggaran di area terlarang sehingga wasit menunjuk titik putih. Hanif Sjahbandi yang mengambil tugas penalti sukses menaklukkan penjaga gawang Arema pada menit ke-22.

Namun keunggulan 1-0 Arema tak berlangsung lama. PSM menyamakan kedudukan 1-1 satu kemudian melalui sepakan Ilhamudin Armain. Ia melepaskan tendangan kaki kiri dengan keras melalui jarak dekat memanfaatkan assist Sutanto. Skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum.

Arema melakukan pergantian pemain pada babak kedua dengan memasukkan Sergio Silva menggantikan Dedik Setiawan. Arema memilih bermain lebih bertahan demi menaham gempuran dari para pemain PSM.

Pada menit ke-59, Arema keluar dari tekanan PSM dengan melakukan serangan balik. Namun para pemain Pasukan Ramang cepat menutup serangan baik Arema. Tim asal Malang tersebut mengandalkan Carlos Fortes di depan untuk merepotkan pertahanan PSM.

Memasuki menit ke-60, Arema lebih berani keluar area pertahanan sendiri. Hal ini membuat pertandingan lebih menarik. Kedua tim juga tak segan mengeluarkan cara-cara kasar untuk menghentikan pergerakan lawan.

Pada menit ke-68, Arema mendapatkan peluang emas melalui sundulan Fortes memanfaatkan tendangan sudut. Tetapi sundulan Fortes bisa ditepis oleh kiper Arema. Usaha kedua tim untuk menambah gol tak berhasil hingga pertandingan berakhir yaitu dengan skor 1-1.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement