Ahad 31 Oct 2021 20:01 WIB

Tottenham Pertimbangkan Kembali Rayu Antonio Conte

Conte sebelumnya pernah menolak tawaran dari Tottenham Hotspur.

Pelatih Antonio Conte dilaporkan jadi incaran Tottenham Hotspur lagi.
Foto: EPA-EFE/Friedemann Vogel / POOL
Pelatih Antonio Conte dilaporkan jadi incaran Tottenham Hotspur lagi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Klub Liga Primer Inggris Tottenham Hotspur dikabarkan mempertimbangkan kembali merayu pelatih asal Italia Antonio Conte untuk datang ke London. Dikutip dari Football Italia, Ahad (31/10), kabar ini muncul setelah pelatih Tottenham Hotspur Nuno Espirito Santo mendapatkan hasil negatif kalah 0-3 dari Manchester United 0-3 di London, Ahad (31/10) dini hari WIB.

Hasil ini diyakini membuat jajaran direksi Tottenham mempertimbangkan kembali upaya mendatangkan Conte setelah sempat mencoba hal tersebut pada musim panas lalu. Kala itu, Tottenham akhirnya memilih untuk mendatangkan Nuno Espirito Santo setelah Conte menolak tawaran dari manajemen the Lilywhites.

Baca Juga

Conte dilaporkan menolak tawaran dari Tottenham karena proyek dari klub asal London itu tidak menarik baginya. Eks pelatih timnas Italia itu mengklaim, alasan ia menolak tawaran tersebut bukan karena motif ekonomi.

Conte sebelumnya sudah pernah menjadi pelatih di Liga Inggris ketika membesut Chelsea pada tahun 2016 hingga 2018. Ia berhasil mempersembahkan satu gelar liga serta satu Piala FA.

Pengalamannya di Liga Inggris menjadi daya tarik bagi Tottenham mendatangkan mantan pelatih Juventus dan Inter Milan agar bisa kembali bangkit di liga dan Liga Conference. Saat ini Tottenham Hotspur berada di posisi kedelapan klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 15 poin dari 10 laga dengan rincian lima kali menang dan lima kali kalah. Selanjutnya, Tottenham dijadwalkan menghadapi Vitesse Arnhem pada pertandingan keempat Grup G Liga Conference. Tottenham saat ini berada di posisi ketiga Grup G dengan raihan empat poin dari tiga laga.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement