Selasa 21 Dec 2021 12:05 WIB

Geliat Klub Sambut IBL 2022

Sebanyak 16 klub termasuk lima tim baru akan meramaikan IBL 2022

Rep: Fitriyanto/ Red: Muhammad Akbar
Pebasket Pelita Jaya Bakrie Jakarta Katon Adjie Baskoro (kanan) mengamankan bola dari pebasket Satria Muda Pertamina Jakarta Arki Dikania Wisnu (kiri) dalam gim kedua Final Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021 di Britama Arena, Jakarta, Jumat (4/6/2021). Pelita Jaya Bakrie Jakarta menang atas Satria Muda Pertamina Jakarta dengan skor 71-65.
Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Pebasket Pelita Jaya Bakrie Jakarta Katon Adjie Baskoro (kanan) mengamankan bola dari pebasket Satria Muda Pertamina Jakarta Arki Dikania Wisnu (kiri) dalam gim kedua Final Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021 di Britama Arena, Jakarta, Jumat (4/6/2021). Pelita Jaya Bakrie Jakarta menang atas Satria Muda Pertamina Jakarta dengan skor 71-65.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jika tidak ada halangan IBL 2022 akan digelar mulai 15 Januari tahun depan. Kota Jakarta dipercaya menjadi seri pembuka. Setelah cukup lama tidak digelar di Senayan. Seri pembuka nanti rencananya dilangsungkan di Gedung Basket Senayan Jakarta.

Sebanyak 16 klub termasuk lima tim baru akan meramaikan liga basket tertinggi di tanah air. Semua tim bergerak mempersiapkan diri dengan baik. Mulai dari perekrutan pemain, pelatih, hingga jajaran manajemen.

Baca Juga

Perpindahan pemain dari klub satu ke klub lainnya masih akan terus terjadi hingga batas akhir pendaftaran pemain atau rooster IBL yakni akhir Desember 2021.

Jika tidak ada pandemi, klub bisa menjajal materi pemainnya di ajang pra musim. Tapi kini tidak ada, sehingga klub hanya melakukan pertandingan pemanasan atau tune up games saja jelang liga.

Klub-klub peserta IBL semakin intens menggelar tune up games di antara sesama mereka. Kali ini, manajemen IBL mensyaratkan klub-klub untuk membuat tune up games lebih rapi.

"Tune up games adalah pertandingan uji coba yang diselenggarakan oleh klub secara rapi layaknya pertandingan resmi dalam periode 20 Desember 2021 hingga 5 Januari 2022," kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah.

Tune up games bermanfaat sebagai pemanasan menjelang musim kompetisi dimulai. Prosedur pelaksanaan tune up games diatur layaknya pertandingan resmi. "Memastikan seluruh personil klub yang terlibat bebas dari Covid-19 dengan bukti tes swab PCR atau antigen yang masih berlaku saat tune up games," tutur Junas.

Standar protokol kesehatan pun harus dilakukan sebelum melakukan tune up games dengan pemeriksaan suhu badan, scan barcode Peduli Lindungi, menyediakan fasiltas cuci tangan dan hand Sanitizer memadai, sterilisasi seluruh fasilitas lapangan dan perangkat pendukung serta memberi tanda agar tempat duduk berjarak.

"Klub-klub juga harus melaporkan hasil statistik pertandingan yang disertai dengan rekaman video pertandingan," papar Junas.

Laga tune up games IBL yang digelar sejak kemarin (20/12) Pacific Caesar vs Satya Wacana, Indonesia Patriots vs Bali United serta RANS PIK vs Evos Thunder Bogor. Sedangkan yang digelar hari ini, Selasa(21/12), West Bandits vs Dewa United, Hangtuah vs Evos Bogor dan Satya Wacana vs Bali United.

Selain melakukan laga pemanasan,  klub sedang menunggu kedatangan para pemain asing, setiap klub akan diperkuat dua pemain asing yang sudah mereka pilih saat IBL Draft lalu.

Semula para pemain asing dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada 8 Desember, terpaksa harus tertunda karena faktor  pandemi Covid-19.  Ada beberapa regulasi yang diubah karena situasi dan kondisi pandemi saat ini.

"Dinamika situasi covid yang terus berubah membuat ada beberapa penyesuaian dan  persyaratan yang lebih banyak dari sebelumnya," kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah.

"Regulasi kedatangan Tenaga Kerja Asing juga berubah.  Sebelumnya mereka bisa datang sebelum E-visa keluar, namun sekarang regulasinya e-visa harus keluar terlebih dahulu baru TKA bisa datang ke Indonesia," tambahnya.

Aturan lain yang juga sedikit berpengaruh adalah kewajiban karantina sepuluh hari bagi mereka yang baru tiba dari luar negeri.

Pengurusan kedatangan para pemain asing tersebut sepenuhnya dilakukan oleh manajemen klub masing-masing. Kloter pertama dijadwalkan tiba 16 Desember lalu diikuti kloter berikutnya pada 24 dan 27 Desember.

Manajer Satria Muda Riska Natalia ketika dihubungi Republika Selasa (21/12) mengatakan masih menunggu dua pemain asingnya. "Masih menunggu Visa keluar. Semoga saja pekan ini sudah bisa datang dan secepatnya gabung klub."

Adanya aturan baru dan masa karantina yang menjadi 10 hari. Membuat adaptasi pemain asing dengan klub menjadi sebentar. Menurut Ferry Jupri Manajer Operasional Hangtuah, tim yang memilih pemain asing yang sudah bermain di IBL akan lebih cepat adaptasi.

"Pemain asing adaptasi dengan pemain lokal biasanya cepat. Tetapi Mereka yang pernah bermain di IBL akan lebih cepat. Apalagi Mereka sudah merasakam atmosfer liga basket di Indonesia,” lanjut Ferry.

Seperti tahun sebelumnya IBL 2022 juga akan dibagi dalam dua divisi. Satu divisi akan dihuni delapan klub. Tim sesama divisi akan berjumpa dua kali, sedangkan beda divisi hanya satu kali bertanding. Delapan tim teratas nantinya akan lolos ke babak playoff.

Berikut ini pembagian divisi, Divisi Merah:  Satria Muda Jakarta, West Bandits Solo, Bima Perkasa Jogja, Tangerang Hawks, Bumi Borneo Pontianak, Satya Wacana Salatiga, Pacific Caesar Surabaya dan Indonesia Patriots

Divisi Putih: Pelita Jaya Jakarta, Dewa United Surabaya, Prawira Bandung, Bali United, Hangtuah Jakarta, NSH Mountain Gold Timika, RANS PIK, Evos Bogor.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi