Jumat 28 Jan 2022 20:00 WIB

Mampukah Persib Fokus pada Jalur Juara?

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts memastikan timnya dalam keadaan siap

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Muhammad Akbar
Latihan rutin Persib Bandung.
Foto: Dok. Persib
Latihan rutin Persib Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persaingan papan atas Liga 1 2021/2022 semakin panas. Persib Bandung yang konsisten di papan atas terus berusaha merebut puncak klasemen.

Posisi puncak yang saat ini diisi oleh Bhayangkara FC terancam setelah tim kalah dari Persik Kediri dengan skor tipis 0-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (28/1/2022). Persib pun hadir sebagai ancaman dengan memastikan target poin penuh dari Persikabo 1973 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (29/1/2022).

Baca Juga

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts memastikan timnya dalam keadaan siap untuk menjawab target itu. Menurutnya, poin penuh bisa menjadi satu-staunya cara Persib untuk bisa merebut kembali posisi puncak.

"Kami harus memenangi laga ini, kami harus lebih tajam dalam menyelesaikan peluang dan bertahan dengan sangat kokoh," kata Robert dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (28/1/2022).

Saat ini Persib bersaing dengan Bhayangkara FC, Arema FC dan Persebaya Surabaya sebagai pengisi posisi papan atas dengan jarak poin yang sedikit. Robert pun mendapat tekanan dengan tuntutan penggemar Persib agar tim menang dari permainan yang menarik.

"Tentu saja kami ingin memainkan permainan menyerang yang mengalir dengan bebas, tapi itu belum bisa kami lakukan," kata Robert.

Hal ini karena kedua striker baru Persib, David Da Silva dan Bruno Cantanhede belum mencetak gol dari permainan terbuka. Bruno baru mencetak satu gol dari titik putih penalti dan David belum mencetak satu gol pun.

Robert pun memastikan kedua pemain barunya itu beradaptasi dengan baik dalam tim. Sehinggal aga kontra Persikabo ini jadi pembuktian dari persiapan panjang tim selama jeda FIFA //matchday//.

"Kami memang tidak bisa memuaskan semua pihak, tapi yang terpenting tim punya hasrat untuk menang, tiga poin tetap menjadi target utama," kata Robert.

"Kalau nantinya kami bisa menang dengan permainan menyerang yang mengalir bebas, itu tambahan yang menyenangkan," kata Robert.

Sementara itu pemain Persib, Frets Butuan mengakui punya motivasi lebih untuk membawa kemenangan Persib. Bahkan sebagai pemain depan, Frets lebih memilih untuk membawa tim juara ketimbang mencetak gol tapi hasil minor.

"Motivasi kami adalah untuk tetap berada di jalur kemenangan, kami tetap ingin menunjukkan bahwa kami bisa bersaing di papan atas. Terpenting adlaha kami harus menang besok," kata Frets.

Frets pun siap untuk menyuplai bola pada duo striker Brasil Persib. Menurutnya, chemistry Bruno dan David sudah semakin terbentuk sehingga dia memastikan tim bisa tampil lebih baik lagi.

"Saya pikir kami belum lama bermain bersama-sama, tetapi dengan berjalannya waktu saya yakin, chemistry saya sama Bruno dan David itu bisa datang, itu butuh proses. Tapi kami satu sama lain terus saling support dan berusaha memberikan kemenangan untuk Persib," kata Frets.

Sementara itu pelatih Persikabo, Liestiadi sadar bahwa timnya bisa menjadi sasak bagi Persib untuk membuktikan bahwa Persib pantas di papan atas. Bahkan Liestiadi yakin laga tersebut akan dimanfaatkan oleh striker Persib untuk pembuktian diri.

"Satya rasa kami tidak bisa menilai striker Persib belum bisa menemukan permainan terbaiknya. Karena David dan Bruno baru bergabung dengan tim. Pasti makin lama chemistry merkea terbentuk," kata Liestiadi.

Untuk itu dia meminta timnya tidak terkecoh dengan striker Persib yang kurang produktif di tiga laga perdana mereka. Menurutnya, Persib tetap berbahaya dengan permainan cerdik merkea.

"Kami antisipasi, persib sangat bebahaya dan dalam tiga pertandingan mereka (David dan Bruno) belum menunjukkan taringnya. Justru lawan Persikabo ini kami antisipasi supaya mereka tetap tumpul dalam mencetak gol," kata Liestiadi.

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi