Jumat 04 Feb 2022 04:00 WIB

Smalling Merumput di Italia, Seri A Jadi Lebih Populer di Inggris?

(Pamor) Seri A mulai meningkat secara pesat dalam beberapa tahun terakhir

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Muhammad Akbar
Romas Gianluca Mancini (Kiri) merayakan bersama rekan setimnya Chris Smalling (kanan) setelah mencetak gol 2-0 dalam pertandingan sepak bola Serie A antara AS Roma dan Brescia Calcio di stadion Olimpico di Roma, Italia, 24 November 2019.
Foto: EPA-EFE/RICCARDO ANTIMIANI
Romas Gianluca Mancini (Kiri) merayakan bersama rekan setimnya Chris Smalling (kanan) setelah mencetak gol 2-0 dalam pertandingan sepak bola Serie A antara AS Roma dan Brescia Calcio di stadion Olimpico di Roma, Italia, 24 November 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Bek tengah AS Roma, Chris Smalling, menilai, pamor dan popularitas Seri A Italia di Inggris mulai meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Saat ini, tutur bek tengah asal Inggris itu, nyaris semua pertandingan di pentas Liga Italia disiarkan via berbagai platform di negara Ratu Elizabeth tersebut.

Mantan bek tengah Manchester United itu mengungkapkan penilaiannya tersebut saat mengikuti program teranyar di media sosial resmi AS Roma.

Dalam program tersebut, Smailling diminta memberikan penilaian terhadap berbagai hal, termasuk soal sepak bola ataupun kehidupan di luar lapangan.

Penilaian itu kemudian dikelompokan dalam dua kategori, apakah hal tersebut terlalu dilebih-lebihkan atau justru cenderung diremehkan. Saat ditanya soal Seri A, Smalling menyebut, kasta tertinggi sepak bola Italia itu cenderung diremehkan.

Padahal, Liga Italia dinilai cukup menghibur dan menyuguhkan kompetisi yang sengit. Namun, Smalling mengungkapkan, kondisinya saat ini sudah berubah, terutama di kawasan Inggris.

Sebelumnya, tidak semua laga di Seri A disiarkan di Inggris. Kendati begitu, dalam beberapa tahun terakhir, nyaris semua pertandingan di Liga Italia musim disiarkan di Inggris.

Kondisi ini agaknya tidak terlepas dari kian tingginya minat warga Inggris untuk menyaksikan pertandingan di kancah Seri A. ''Cenderung diremehkan. Sebelum saya merumput di Italia, saya sering menonton pertandingan Liga Italia, tapi tidak di setiap pekan karena di Inggris, Seri A Italia tidak terlalu populer.”

“Sementara saat ini, nyaris semua pertandingan di Seri A sudah disiarkan di Inggris. (Pamor) Seri A mulai meningkat secara pesat dalam beberapa tahun terakhir,'' kata Smalling dalam video yang diunggah di akun media sosial AS Roma, Kamis (3/2).

Eks bek tengah Fulham itu mulai memperkuat AS Roma pada awal musim 2019/2020 sebagai pemain pinjaman dari Manchester United. Pada musim debutnya di Italia, bek tengah berusia 32 tahun itu tampil impresif dengan merumput di 30 partai Seri A.

Total, Smalling merumput di 37 partai di semua ajang pada sepanjang musim 2019/2020. Performa apik Smalling itu membuat manajemen I Giallorossi merekrutnya secara permanen dari United pada awal musim lalu. Roma rela merogoh kocek sedalam 15 juta euro demi bisa menebus Smalling.

Pengoleksi 31 caps buat timnas Inggris itu diikat kontrak dengan durasi selama tiga tahun bersama I Giallorossi. Sayangnya, peforma Smalling pada musim lalu kerap terganggu cedera. Smalling tercatat hanya tampil di 21 laga di semua ajang.

Sedangkan pada musim ini, Smalling juga belum bisa sepenuhnya terbebas dari cedera. Smalling terpaksa absen di delapan laga Serie A musim ini lantaran mengalami cedera, termasuk cedera hamstring. Smalling pun baru merumput di 17 partai di semua ajang hingga sejauh musim ini berjalan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement