Selasa 05 Apr 2022 11:57 WIB

Fajar/Rian ke Babak Kedua Korea Terbuka 2022

Fajar/Rian hanya perlu waktu 34 menit untuk menyelesaikan pertandingan.

Rep: Fitriyanto/ Red: Muhammad Akbar
Pebulu tangkis Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto beraksi saat pertandingan ganda putra dalam pertandingan final bulu tangkis Piala Thomas antara China dan Indonesia, di Aarhus, Denmark, 17 Oktober 2021.
Foto: EPA-EFE/CLAUS FISKER
Pebulu tangkis Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto beraksi saat pertandingan ganda putra dalam pertandingan final bulu tangkis Piala Thomas antara China dan Indonesia, di Aarhus, Denmark, 17 Oktober 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil melangkah ke babak kedua ajang bulutangkis Korea Terbuka 2022. Fajar/Rian sukses mengalahkan pasangan tuan rumah, Gwang Min Na/Jin Seong Noh dua gim langsung 21-16, 21-12 di babak 32 besar.

Dalam laga yang dihelat di Palma Indoor Stadium, Selasa (5/4) itu, Fajar/Rian hanya perlu waktu 34 menit untuk menyelesaikan pertandingan.

Keunggulan memang didominasi unggulan keempat tersebut dari awal hingga akhir. Walau begitu, Fajar/Rian mengaku masih beradaptasi dengan kondisi lapangan.

"Alhamdulillah hari ini bisa bermain dengan kemenangan dan tanpa cedera. Tadi di gim pertama berjalan lumayan alot karena kita tahu juga tipikal pemain Korea itu tidak mudah menyerah dan tidak mudah mati sendiri. Walaupun mereka masih junior, mereka bermain sangat baik," kata Fajar.

"Hari ini kita masih penyesuaian lapangan, setelah perjalanan panjang dari Swiss kami memang minim mendapat jam latihan. Jadi tadi lebih ke mencari hawa dan pola permainan yang enak," lanjutnya dalam keterangan tertulis PBSI.

"Kita masih adaptasi dengan kondisi lapangan walau kemarin sudah coba tapi saat latihan dan pertandingan itu suasananya berbeda. Lampu, angin, dan shuttlecock coba disesuaikan," sambung Rian.

Berstatus sebagai juara bertahan dan mengincar juara back to back, Fajar/Rian meyakini bahwa mempertahankan gelar menjadi tugas yang tidak mudah.

"Pasti tidak mudah untuk mempertahankan gelar juara di sini, semua pemain pasti ingin juara di sini. Tapi kita tidak mau menyerah dan lengah, persaingan akan ketat. Jaga stamina dan jaga fokusnya," tukas Fajar yang diaminkan Rian.

Sebagai informasi, Korea Terbuka terakhir bergulir pada tahun 2019. Ajang berlevel Super 500 ini absen di tahun 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19. Di tahun 2019 itulah Fajar/Rian berhasil menggondol gelar juara setelah di laga final mengalahkan wakil Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-16, 21-17.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi