Rabu 04 May 2022 06:59 WIB

Ancelotti Ungkap Keinginan Pensiun Setelah Tangani Real Madrid

Ancelotti juga membuka peluang melatih tim nasional selepas menangani Madrid.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah
Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti.
Foto: EPA-EFE/Rodrigo Jimenez
Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Carlo Ancelotti mengungkapkan, pekerjaannya menangani Real Madrid mungkin menjadi yang terakhir sebelum pensiun sebagai pelatih. Namun, ia membuka peluang menangani tim nasional.

"Setelah Real Madrid ya, saya mungkin akan pensiun. Namun jika Real menahan saya di sini selama sepuluh tahun, saya akan melatih selama sepuluh tahun," kata Ancelotti dikutip dari Football Italia, Rabu (4/5/2022).

Baca Juga

Pelatih Italia berusia 62 tahun itu membuat sejarah setelah mengamankan gelar La Liga bersama Madrid musim ini. Ancelotti menjadi pelatih pertama yang memenangkan semua gelar kompetisi domestik di lima liga top Eropa.

Mantan pelatih Milan dan Napoli itu juga menjadi pelatih pertama yang ambil bagian di semifinal Liga Champions dalam empat dekade terpisah, sebuah usia panjang diiringi karier di lapangan hijau yang luar biasa.

Berbicara kepada Prime Video menjelang pertandingan semifinal Liga Champions kontra Manchester City, Ancelotti pertama-tama membahas rencananya untuk masa depan. Ia mengungkapkan alasan ingin pensiun agar bisa menghabiskan waktu bersama cucu dan istrinya.

"Ada begitu banyak hal yang harus saya lakukan yang telah saya tinggalkan dan yang ingin saya lakukan. Pergi ke banyak tempat yang belum pernah saya kunjungi," katanya.

"Saya belum pernah ke Australia. Saya belum pernah ke Rio de Janeiro. Mengunjungi adikku lebih sering. Sayangnya, Anda tidak dapat melakukan semuanya, jadi pada hari saya berhenti, saya akan melakukan semua hal ini," ujar dia.

Ancelotti kemudian menyinggung kemungkinan suatu hari melatih tim nasional. Namun, kata dia, sekarang masih terlalu dini. Ia menyebut pada 2026 mungkin itu bisa terjadi. 

"Jika itu Kanada, mengapa tidak? Saya ingin itu, tentu saja. Kanada telah melakukannya dengan sangat baik," katanya.

Ancelotti yang berusia 62 tahun berharap bisa meraih gelar Liga Champions keempatnya musim ini. Namun pertama-tama, dia harus mengatasi Manchester City asuhan Pep Guardiola, yang memimpin 4-3 di kandang pada leg pertama.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement