Senin 01 Aug 2022 08:26 WIB

Soal Dugaan Upaya Mengusir De Jong Secara Halus dari Barcelona, Ini Pembelaan Xavi

De Jong kerap dimainkan di posisi bukan aslinya.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi
 Pelatih Barcelona Xavi Hernandez.
Foto: EPA-EFE/Alejandro Garcia
Pelatih Barcelona Xavi Hernandez.

REPUBLIKA.CO.ID, KATALUNYA -- Pelatih Barcelona Xavi Hernandez angkat bicara terkait masa depan Frenkie de Jong. Frenkie de Jong memulai pramusim pertamanya untuk Barcelona kemarin saat Blaugrana mengalahkan New York Red Bulls 2-0 dalam pertandingan terakhir di Amerika Serikat. 

Pemain asal Belanda itu menjadi subjek dari saga transfer yang berlarut-larut yang melibatkan Manchester United. De Jong sebenarnya telah menyetujui biaya sebesar 75 juta euro ditambah 10 juta euro.

Baca Juga

Namun, De Jong belum menyetujui kepindahan tersebut dan laporan bervariasi mengenai apakah dia benar-benar menolak untuk meninggalkan Barca atau apakah dia hanya bertahan sampai klub membayarnya 17 juta euro dalam bentuk gaji yang ditangguhkan. Barca telah menekan pemain asal Belanda otu untuk pergi dan belum memainkannya dalam satu pertandingan tur sampai kemarin. 

Terlebih, ketika dia diberi menit bermain melawan Inter Miami, Real Madrid dan Juventus, ia berada di posisi bek tengah, dengan pelatih kepala tim Catalan, Xavi, mengaku De Jong akan ditempatkan kembali di posisi itu.

Namun, hal-hal tampak sedikit lebih akrab kemarin saat De Jong bermain di posisi gelandang tengah alaminya selama 45 menit pertama. Usai pertandingan, Xavi mengaku tidak tahu bagaimana masa depan pemain asal Belanda itu.

"Saya tidak tahu apakah dia akan bertahan, masih ada waktu dan banyak hal yang masih bisa terjadi," kata Xavi dikutip dari The Peoples Person, Ahad (31/7/2022). "Saat ini dia adalah bagian dari tim, seperti yang lain," tambahnya. 

Sang pelatih juga membantah bahwa pergantian bek tengah sebelumnya merupakan upaya untuk menekan De Jong keluar dari klub. "Fakta bahwa dia bermain sebagai bek tengah di pertandingan lain bukanlah tanda bahwa dia akan pergi,” katanya.

"Saya tidak perlu mengirim sinyal di lapangan, saya bisa berbicara langsung dengan pemain saya," kata dia.

Kata-kata Xavi penting karena ini adalah pertama kalinya dia secara terbuka mengakui bahwa pemain berusia 25 tahun itu akan pergi.

Menurut Cadena Ser, Barca akan melakukan upaya besar untuk menyelesaikan situasi dalam beberapa hari mendatang karena kepergian De Jong sangat dibutuhkan agar klub dapat mendaftarkan pemain barunya untuk musim mendatang.

"Barca dengan jelas akan memberitahu Frenkie de Jong untuk meninggalkan klub. Operasi keluar harus dipercepat di klub untuk menghindari masalah LaLiga dalam mendaftarkan pemain," kata kanal berita itu di Twitter. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement