Rabu 31 Aug 2022 02:55 WIB

Soal Kinerja Haaland, Pep Guardiola tak Pernah Ragu

Pep menilai Haaland terlahir sebagai pencetak gol ulung.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Agung Sasongko
 Pemain Manchester City Erling Haaland merayakan gol keempatnya dalam pertandingan untuk melengkapi hattricknya dengan manajer Pep Guardiola selama pertandingan Liga Premier di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Sabtu 27 Agustus 2022.
Foto: Nick Potts/PA via AP
Pemain Manchester City Erling Haaland merayakan gol keempatnya dalam pertandingan untuk melengkapi hattricknya dengan manajer Pep Guardiola selama pertandingan Liga Premier di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Sabtu 27 Agustus 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Erling Braut Haaland langsung menunjukkan kinerja berkelas bersama Manchester City. Ia berstatus penyerang anyar klub tersebut.

Proses adaptasi Haaland di City berjalan baik. Eks Borussia Dortmund itu mencetak enam gol dari empat pertandingan Liga Primer Inggris musim ini. Teranyar, ia membuat hattrick ke gawang Crystal Palace.

Baca Juga

Sang bomber seperti membungkam orang-orang yang meragukannya. Beberapa oknum menilai pria Norwegia itu bakal sulit mengulang performa seperti di Dortmund. Ia mengoleksi 86 gol dari 89 pertandingan bersama Die Borussen.

"Kami tidak memiliki keraguan. Kompetisi baru saja dimulai selama sebulan. Masih ada ruang (bagi Haaland) untuk berkembang, menjadi pemain yang lebih baik, dan kami sedang mengusahakannya," kata Guardiola, dikutip dari football365.com, Rabu (31/8/2022).

Sang arsitek memuji striker kelahiran Leeds itu saat membantu City menundukkan Palace. Haaland benar-benar menjadi momok bagi pertahanan lawan. Tiga kali ia merobek jala the Eagels. 

"Melawan tim-tim seperti ini membuat kami kesulitan (membongkar), karena mereka bertahan begitu dalam, tetapi dia memiliki naluri gol yang luar biasa," ujar Guardiola, dikutip dari laman resmi klubnya.

Ia merasa Haaland terlahir sebagai pencetak gol ulung. Usia sang bomber baru menyentuh angka 22. Namun, sudah banyak rival yang menjadi korban keganasan anak asuhnya itu.

Pep mengikuti sepak terjang andalannya itu, sejak di Molde, Red Bull Salzburg, hingga di Dortmund. Semua tim menjadikan dia sebagai ujung tombak andal. Ia semakin matang ketika merumput di Jerman.

"Dia telah melakukan, apa yang telah dia lakukan itu, sepanjang hidupnya. Di Salzburg di mana pun dia berada, dia telah banyak mencetak gol," ujar Guardiola.

City mengoleksi 10 poin dari empat pertandingan. Skuat biru langit berada di posisi kedua, klasemen sementara Liga Primer edisi terkini. Beriktnya, sang juara bertahan menjamu Nottingham Forrest, di Stadion Etihad, Kamis (1/9) dini hari WIB.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement