Sabtu 17 Sep 2022 07:52 WIB

PSIS Semarang Liburkan Pemain Selama Tiga Hari

libur itu terhitung sejak Jumat (16/9) hingga Minggu (18/9) sore

Yoyok Sukawi
Foto: antara
Yoyok Sukawi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Manajemen PSIS Semarang memberikan waktu libur bagi seluruh pemain dan ofisial skuad Laskar Mahesa Jenar selama tiga hari pada jeda kompetisi Liga 1 2022/2023

Kompetisi Liga 1 2022/2023 diliburkan kurang lebih selama dua pekan untuk memberikan kesempatan Timnas Indonesia menghadapi pertandingan FIFA Matchday.

"Di awal jeda kompetisi, kami liburkan seluruh pemain dan ofisial selama tiga hari, terhitung sejak Jumat (16/9) hingga Minggu (18/9) sore," kata Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi, melalui laman resmi klub, Sabtu (17/9).

Saat ini tim PSIS telah menyelesaikan pertandingan pekan ke-10 dan ada jeda waktu sekitar dua minggu ke pertandingan pekan ke-11 karena ada agenda FIFA Matchday.

"Pada Minggu (18/9) malam, seluruh pemain dan ofisial harus kembali ke Semarang karena Senin pagi kami latihan kembali," kata Yoyok.

Yoyok meminta para pemain memanfaatkan betul waktu libur yang relatif singkat itu untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga.

Meski demikian, Yoyok mengingatkan para pemain untuk tetap menjaga pola makan dan stamina agar tetap bugar ketika kembali berlatih.

"Manfaatkan betul waktu libur untuk rehat sejenak bersama keluarga tercinta dan jangan lupa tetap jaga kondisi dan jaga pola makan supaya badan tetap sehat dan bugar," ujarnya.

Setelah libur, Yoyok mengatakan bahwa Laskar Mahesa Jenar akan segera melalukan beberapa evaluasi untuk mendongkrak kembali performa tim di laga-laga selanjutnya.

“Setelah Senin (19/9), kami akan gas lagi untuk memperbaiki beberapa kekurangan seperti fisik, mental, dan menumbuhkan kembali kepercayaan diri pemain supaya di matchweek-matchweek selanjutnya bisa konsisten meraih kemenangan,” pungkas Yoyok.

sumber : antara
Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement